SAMPIT – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Timur terus menegaskan peran strategis perempuan, khususnya istri Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus pendidikan anak bangsa.
Hal tersebut disampaikan Ketua DWP Kotim, Pariyati Umar Kaderi, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan ke-26 Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Pariyati menegaskan bahwa peringatan HUT DWP bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan kontribusi nyata perempuan dalam pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Peringatan HUT DWP setiap tahunnya menjadi momentum penting bagi kita, kaum perempuan, khususnya para istri ASN, untuk merefleksikan peran dan kontribusi kita dalam mendukung pembangunan,” ujarnya, Senin 15 Desember 2025.
Ia menyampaikan, tema HUT DWP ke-26 Tahun 2025 yakni “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi pengingat bahwa peran perempuan tidak bisa dipisahkan dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Oleh karena itu, DWP berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya anggota melalui berbagai kegiatan yang edukatif, kreatif, dan inspiratif.
Menurut Pariyati, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan DWP Kotim merupakan wujud nyata kontribusi organisasi perempuan dalam bidang sosial dan budaya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana untuk mengangkat potensi daerah, khususnya kekayaan budaya lokal dan produk UMKM khas Kotawaringin Timur, seperti batik daerah yang menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa perempuan DWP mampu tampil kreatif, elegan, dan modern, namun tetap menjunjung tinggi etika serta nilai-nilai kearifan lokal,” katanya.
Selain itu, kegiatan yang melibatkan anggota DWP dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antaranggota.
Pariyati menilai, kekuatan solidaritas perempuan menjadi modal penting dalam mendorong transformasi sosial dan budaya di daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, pihak City Mall Sampit, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan HUT DWP ke-26 dengan baik dan penuh kekompakan.
Apresiasi yang sama disampaikan kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dan berkontribusi aktif dalam memeriahkan peringatan hari jadi organisasi tersebut.
“Melalui momentum ini, mari kita terus berkarya, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman, demi mewujudkan kesejahteraan keluarga dan kemajuan Kabupaten Kotawaringin Timur,” pungkasnya.
Pariyati berharap, kegiatan peringatan HUT DWP ke-26 ini dapat menjadi inspirasi, tidak hanya bagi anggota DWP saat ini, tetapi juga bagi generasi perempuan di masa mendatang untuk terus berperan aktif dalam pembangunan dan pendidikan anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post