SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan pentingnya pendidikan politik sebagai pondasi membentuk masyarakat yang cerdas dan mampu berpartisipasi secara sehat dalam demokrasi. Hal ini disampaikan Staf Ahli Bupati Kotim, Wim RK Benung, saat membuka Seminar Pendidikan Politik, Sabtu 6 Desember 2025.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat ini,” ujar Wim, Sabtu 6 Desember 2025. Dia menegaskan bahwa pendidikan politik memiliki peran penting dalam melahirkan masyarakat yang berdaya, mampu menilai, memilih, serta mengawasi berbagai proses pengambilan kebijakan.
Wim mengatakan, pemahaman politik yang baik harus terus ditanamkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi menjadi bagian aktif yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan. Melalui seminar tersebut, dirinya berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang politik secara lebih mendalam.
Dia juga mendorong adanya partisipasi aktif melalui diskusi, tanya jawab, dan interaksi dengan para narasumber agar wawasan yang diperoleh semakin kaya. “Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, muncul dampak nyata bagi kita semua, khususnya dalam meningkatkan partisipasi politik, pemahaman politik yang lebih baik, kemampuan mencermati proses demokrasi, serta ikut meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegasnya.
Wim menekankan bahwa Kotim membutuhkan demokrasi yang sehat, demokrasi yang melibatkan masyarakat secara aktif dan konstruktif, serta dijaga bersama dengan rasa tanggung jawab, kedewasaan, dan semangat membangun daerah menjadi lebih baik. Menurutnya, kegiatan seperti seminar pendidikan politik menjadi penting sebagai sarana pemahaman dan penyadaran politik bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga demokrasi di daerah dapat terus tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih berkualitas.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post