SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur resmi melepas kontingen Pesparani Katolik perdana untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam audiensi di Rumah Jabatan Bupati Kotim, Rabu 19 November 2025.
Kontingen yang dipimpin Ketua Pesparani Kotim, Adrianus Salampak, akan turun pada sepuluh cabang lomba dan menargetkan gelar champion pada even yang digelar 21–24 November di Palangka Raya.
“Kami sudah melakukan persiapan selama tiga bulan sejak Agustus. Dimulai dengan seleksi dan audisi peserta agar yang berangkat benar-benar siap. Pesparani ini berbeda dengan Pesparawi yang merupakan milik umat Protestan. Pesparani adalah kegiatan seni budaya keagamaan Katolik, dan ini pertama kalinya Kotim ikut,” kata Adrianus, Rabu 19 November 2025.
Ia menjelaskan cabang lomba yang diikuti cukup lengkap, yakni paduan suara anak, paduan suara OMK, paduan suara dewasa, Mazmur anak, Mazmur remaja, Mazmur OMK, Mazmur dewasa, Cerdas Cermat Rohani anak, Cerdas Cermat Rohani remaja, dan Bertutur Kitab Suci.
“Target kami tentu meraih juara pada setiap kategori. Jika berhasil meraih champion atau emas, maka otomatis menjadi wakil Kalimantan Tengah ke Pesparani Tingkat Nasional pada 2027 mendatang,” ujarnya.
Adrianus menambahkan, Pesparani merupakan ajang yang baru pertama kali digelar di tingkat provinsi di Kalteng, berbeda dengan Pesparawi yang sudah terlaksana hingga 13 kali. Untuk tahun ini, Kotim diwakili umat dari Paroki Santo Yosef Sampit.
“Karena keterbatasan waktu, Paroki Parenggean belum dapat bergabung. Jadi kontingen yang berangkat masih dari Paroki Sampit saja. Pelaksanaan lomba juga cukup padat, hanya tiga hari efektif sebelum kami kembali pada tanggal 24 November,” jelasnya.
Pelaksanaan Pesparani tingkat provinsi tahun ini diikuti 12 kabupaten/kota se-Kalteng, kecuali Sukamara dan Seruyan yang belum membentuk lembaga Pesparani.
Kontingen Kotim mengirim 128 peserta untuk bersaing dengan daerah-daerah yang dikenal cukup kuat seperti Barito, Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Kapuas.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti jadwal dengan baik, tampil maksimal, dan membawa pulang hasil terbaik bagi Kotim,” tutur Adrianus.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post