SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor memberikan dukungan penuh kepada kontingen Pesparani Katolik yang akan berlaga pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam acara audiensi dan pelepasan peserta di Rumah Jabatan Bupati Kotim, Rabu 19 November 2025.
Ia tidak hanya menyampaikan pesan motivasi, tetapi juga memberikan tambahan dukungan dana pribadi bagi para peserta.
Pada kesempatan itu, Halikinnor menegaskan bahwa Pesparani merupakan bagian penting dari keberagaman dan pembinaan seni budaya keagamaan di Kotim.
“Negara kita Bhinneka Tunggal Ika, terdiri dari berbagai suku, agama, dan kepercayaan tetapi tetap satu. Di Islam ada musabaqah, di Kristen ada Pesparawi, dan di Katolik ada Pesparani. Kita bersyukur kegiatan ini mulai berkembang dari tingkat provinsi,” ujarnya, Rabu 19 November 2025.
Ia menyampaikan apresiasi kepada 128 peserta yang terpilih mewakili Kotim, seraya mengingatkan agar mereka menjaga konsentrasi dan disiplin selama mengikuti kegiatan.
“Pesan saya, terutama kepada remaja, jangan keluyuran sebelum bertanding. Gunakan waktu untuk berlatih, ikuti arahan pendamping, dan persiapkan diri dengan baik agar saat tampil bisa maksimal,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan kualitas suara jelang lomba.
“Jangan dijadikan beban, supaya kondisi tetap prima. Makanan dijaga agar stamina dan suara tetap terjaga. Juara memang bukan tujuan utama karena ini ajang silaturahmi dan pembinaan. Tapi barometer pembinaan kita ada pada prestasi. Kalau juara, berarti yang kita lakukan sudah benar dan membawa nama baik daerah,” tambahnya.
Tak hanya memberi motivasi, Halikinnor turut memberikan dukungan konkret. Ia memastikan bantuan dari pemerintah daerah sekitar Rp400 juta tetap disalurkan meski dalam kondisi efisiensi anggaran.
Bahkan, sebagai bentuk apresiasi pribadi, dirinya menambah bantuan sebesar Rp10 juta untuk konsumsi peserta selama berada di Palangka Raya.
“Ini bentuk perhatian saya pribadi agar adik-adik bisa lebih fokus dan merasa didukung,” ungkapnya.
Dirinya optimistis Kotim mampu mencatatkan prestasi pada Pesparani pertama tingkat provinsi tersebut.
“Saya yakin Kotim menjadi perhitungan karena banyak talenta-talenta hebat di sini. Mudah-mudahan kita bisa meraih juara umum dan mengukir sejarah, lalu menjadi wakil Kalimantan Tengah ke tingkat nasional,” ucapnya.
Menutup arahannya, Halikinnor kembali menegaskan agar seluruh peserta menjaga konsentrasi sebelum tampil dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
“Konsentrasi dulu, tampil maksimal, setelah selesai baru boleh jalan-jalan. Ikuti petunjuk pembina atau pendamping agar semuanya berjalan dengan baik,” pesannya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post