SAMPIT – Rencana pelatihan bagi pengurus Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kotim, Johny Tangkere, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat untuk mendukung kegiatan tersebut.
“Untuk saat ini, koperasi merah putih yang sudah berjalan di Kabupaten Kotim baru ada enam. Memang ada perintah dari Gubernur Kalimantan Tengah untuk mempercepat pembentukan koperasi ini. Namun, untuk pelatihan-pelatihan kami masih terkendala anggaran yang belum turun,” ungkap Johny, Rabu 12 November 2025.
Ia menjelaskan, kegiatan pelatihan tidak mungkin dilaksanakan tanpa dukungan biaya, sebab di dalamnya terdapat komponen penting seperti konsumsi, transportasi peserta, dan uang saku selama kegiatan berlangsung.
“Kami tidak ingin nantinya muncul masalah karena peserta tidak mendapatkan uang transport. Jadi, sebelum ada kepastian anggaran, pelatihan belum bisa dijalankan,” tegasnya.
Johny menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh konsep kegiatan, termasuk materi dan pemateri, sehingga jika dana sudah tersedia, kegiatan dapat langsung digelar.
“Kami sudah siap untuk turun, hanya saja terkendala pada anggaran. Kegiatan ini nanti direncanakan berlangsung selama dua hingga tiga hari, dan tentu membutuhkan biaya yang lumayan,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat segera menyalurkan pembiayaan agar pelatihan bisa segera dilaksanakan. Menurutnya, pelatihan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas para pengurus koperasi serta mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih di daerah.
“Kalau anggaran sudah turun, kami akan langsung laksanakan. Ini bentuk dukungan kami terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan,” tutup Johny.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post