SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menegaskan pentingnya percepatan realisasi anggaran dan peningkatan koordinasi antarperangkat daerah dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordelev) Kegiatan Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025 yang digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim, Senin 10 November 2025.
Dalam arahannya, Irawati menjelaskan bahwa kegiatan Rakordelev merupakan forum penting untuk memastikan seluruh program dan kegiatan pembangunan berjalan selaras, efektif, serta tepat sasaran.
Forum ini juga menjadi sarana evaluasi capaian pembangunan hingga triwulan ketiga sekaligus wadah refleksi bersama untuk memperbaiki kinerja di sisa tahun anggaran.
“Rakordelev ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan program pembangunan telah berjalan dan apa saja kendala yang masih kita hadapi,” ujarnya, Senin 10 November 2025.
Irawati mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, realisasi belanja daerah dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 yang sebesar Rp2,385 triliun baru mencapai Rp1,337 triliun atau sekitar 56,06 persen.
Angka ini dinilai masih relatif rendah karena idealnya hingga akhir triwulan III penyerapan anggaran sudah mencapai sekitar 85 persen dengan realisasi fisik di atas 85 persen.
“Kondisi ini menunjukkan masih adanya kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan, baik dari aspek perencanaan, pengadaan barang dan jasa, maupun administrasi keuangan. Karena itu saya mengharapkan seluruh perangkat daerah dapat mempercepat penyerapan anggaran secara terukur dan tepat sasaran tanpa mengabaikan kualitas hasil kegiatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Irawati meminta seluruh perangkat daerah untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap capaian kinerja hingga triwulan ketiga, termasuk realisasi anggaran, capaian output kegiatan, serta indikator kinerja program.
Ia juga menekankan pentingnya langkah perbaikan terhadap kegiatan yang belum mencapai target agar seluruh program pembangunan dapat terselesaikan dengan baik hingga akhir tahun anggaran.
“Segera lakukan langkah perbaikan terhadap kegiatan yang belum mencapai target, baik karena kendala teknis, administrasi, maupun koordinasi lintas sektor. Saya juga minta agar sinergi antarperangkat daerah diperkuat sehingga program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.
Selain itu, Irawati juga mendorong agar setiap perangkat daerah melaksanakan evaluasi triwulanan terhadap pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) agar pemerintah daerah memiliki gambaran yang jelas terkait capaian kinerja, hambatan pelaksanaan, serta tindak lanjut yang perlu dilakukan.
Melalui Rakordelev Triwulan III ini, Irawati berharap agar seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikan momen ini sebagai ruang refleksi dan perbaikan, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan visi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan RPJPD Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Saya mengajak kita semua untuk menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan program dan kegiatan, serta menyukseskan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Rakordelev Triwulan III Tahun 2025 ini diikuti oleh seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kotim, para camat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan arah pembangunan Kotawaringin Timur tetap selaras dengan prioritas daerah dan target pembangunan jangka menengah.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post