SAMPIT – Berbeda dengan penumpang yang mudik menggunakan kapal laut, pemudik yang naik menggunakan pesawat dari Kota Sampit jumlahnya hampir seimbang dengan pemudik yang turun dari pesawat ke Kota Sampit.
Yang mana untuk penumpang pemudik kapal laut selama arus mudik 2025 ini ada sebanyak 7.756 penumpang naik atau berangkat dari Sampit dan 1.671 penumpang turun atau datang ke Sampit.
Sementara untuk pemudik yang menggunakan moda transportasi udara dari Bandara Haji Asan Sampit selama arus mudik yaitu 2.783 penumpang naik atau berangkat dan 2.175 penumpang turun.
“Namun memang, untuk arus mudik di Bandara Haji Asan Sampit tahun 2025 meningkat jika dibandingkan tahun 2024 lalu. Dari dimulainya posko sampai dengan H-1 Lebaran ini tercatat ada 4.958 penumpang,” kata Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara Haji Asan Sampit Tedy Rachmajadi R di Sampit, Senin 31 Maret 2025.
Adapun jumlah penumpang tersebut dihitung mulai dari diaktifkannya posko pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang berlaku pada 21 Maret – 14 April 2025, dengan rata-rata dua kedatangan dan keberangkatan pesawat setiap harinya.
“Pada arus mudik Lebaran 2024 lalu, jumlah pergerakan penumpang di Bandara Haji Asan Sampit hanya sebanyak 2.020 penumpang, meliputi 1.262 penumpang naik dan 758 penumpang turun. Hingga pada 2025 ini ada kenaikan signifikan mencapai 100% dari tahun 2024,”bebernya.
Menurutnya, beberapa hal yang mempengaruhi jumlah penumpang di bandara yaitu jumlah kapasitas penumpang dan rute penerbangan. Pada tahun 2024, ada dua maskapai yang membuka layanan di Kotim, yakni Nam Air untuk rute Sampit-Jakarta dengan kapasitas 120 penumpang dan Wings Air rute Sampit-Surabaya dengan kapasitas 70 penumpang.
“Bahkan pada pertengahan 2024, Wings Air tidak lagi membuka layanan di Bandara Haji Asan Sampit, sehingga hanya tersisa satu maskapai saja,” tegasnya. Seiring berjalannya waktu maskapai yang tersisa yaitu Nam Air terus melakukan peningkatan pelayanan baik kapasitas penumpang maupun penambahan dua rute penerbangan, yakni Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang.
“Apalagi selama Ramadhan, Nam Air mengadakan extra flight untuk rute Sampit-Surabaya, yakni pada 4, 11, 18 dan 29 Maret 2025, sehingga menjadi salah satu faktor meningkatnya penumpang tahun ini,”tandasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post