SAMPIT – Meski saat ini harga emas mengalami kenaikan, namun kaum hawa (perempuan) khususnya di Kota Sampit kabupaten Kotawaringin Timur tetap memadati sejumlah toko yang menjual emas di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM).
Bahkan salah seorang pemilik toko emas di kawasan itu Darsani mengungkapkan, penjualan emas di rasa mulai meningkat sejak awal Ramadan dan mengalami puncak pada saat h-1 hari raya Idulfitri kemarin. Padahal saat ini harga emas setengah mengalami kenaikan yang cukup signifikan hampir mencapai Rp100.000 per gram
“Memang untuk peningkatan penjualan emas ini menjadi tren tahunan setiap menjelang lebaran, bahkan pada h-1 lebaran kemarin penjualan kita meningkat hingga 40% dibandingkan hari biasanya di bulan Ramadan, yang mana juga meningkat dibandingkan sebelum Ramadan,” kata Darsani, Senin 31 Maret 2025.
Menurutnya, para pembeli tidak hanya membeli emas namun ada juga yang menjual emas kemudian membeli kembali agar mendapatkan perhiasan dengan model baru untuk dikenakan pada perayaan Idulfitri.
“Ada juga yang memang membeli emas untuk investasi terutama karena di momen lebaran ini banyak pegawai atau karyawan yang telah menerima THR, sehingga tidak sedikit memilih untuk menabungkan uangnya melalui pembelian emas,” ungkapnya.
Dirinya juga mengungkapkan untuk perbandingan pembeli dan masyarakat yang menjual emas lebih dominan masyarakat yang membeli emas. Bahkan rata-rata emas yang diincar merupakan kualitas terbaik yaitu emas dengan kadar 999.
“Meskipun harganya cukup mahal namun tetap menjadi incaran. Dan harga emas ini bukan sengaja kita naikkan karena banyaknya permintaan namun memang menyesuaikan dengan harga emas dunia yang saat ini tengah melonjak karena terdampak dari perang,” bebernya.
Adapun harga emas di Sampit saat ini, emas 999 yang setara dengan emas 24 karat mencapai Rp1.620.000 per gram, emas 750 setara 17 mencapai Rp1.340.000 per gram. Emas 700 setara 16 karat mencapai Rp1.240.000 per gram, emas 420 setara emas 9 karat mencapai Rp775.000 per gram dan emas 375 setara 8 karat di harga Rp735.000 per gram.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post