SAMPIT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit diminta agar mengatur cuti pegawai dengan baik terutama saat Lebaran Idulfitri. Hal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, karena diperkirakan saat Lebaran akan banyak lakalantas di wilayah tersebut.
“Cuti pegawai di rumah sakit harus diperhatikan dengan baik, karena saat Lebaran pasien itu bukan berkurang tapi tambah banyak,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Jumat 7 April 2023.
Terutama pegawai yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dikhawatirkan jika tidak diatur dengan baik, saat ada pasien yang membutuhkan pelayanan dengan cepat tidak dapat diberikan. Karena kurangnya tenaga medis yang bertugas.
Diperkirakan, pasien lakalantas akan meningkat pada momen tersebut. Karena pada saat Lebaran aktivitas masyarakat di jalan cukup banyak, entah itu yang akan bersilaturahmi ke tempat sanak keluarga ataupun yang menuju tempat wisata.
“Mau berkunjung ke tempat keluarga di jalan tidak hati-hati terjadi lakalantas. Oleh sebab itu, sekali lagi pihak rumah sakit harus tetap siap,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kapolres Kotim AKB Sarpani juga menyebut jelang Lebaran lakalantas menjadi prediksi ancaman, karena akan mengalami peningkatan terutama di jalur mudik darat Jalan Cilik Riwut tujuan Sampit Palangkaraya atau sebaliknya, H.M Arsyad menuju Sampit -Seruyan dan Jalan Jenderal Sudirman, Sampit – Pangkalan Bun.
“Lakalantas meningkat, apalagi tahun ini diprediksi jumlah pemudik meningkat jika dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Diketahui prediksi pemudik dari Kotim mencapai 8 ribu lebih pada tahun 2023 melalui berbagai jalur baik darat maupun laut. Tingginya pemudik tentu akan membuat lalulintas ramai dan kemungkinan besar lakalantas sering terjadi jika pemudik tidak berhati-hati saat dalam perjalanan.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post