SAMPIT – Masyarakat yang akan mudik lebaran tahun 2022 dan belum menerima vaksinasi Covid-19 baik dosis satu, dua dan tiga, bisa melakukan vaksinasi tersebut di posko yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim).
“Kami akan mendirikan posko di sejumlah titik keluar masuk Kotim. Posko itu selain untuk mengawasi hilir mudik orang, kami juga menyediakan layanan vaksinasi. Sehingga pemudik bisa melakukan vaksinasi di posko yang kami sediakan itu nantinya,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Selasa 12 April 2022.
Lanjutnya, momen arus mudik yang diperkirakan akan cukup tinggi ini akan dimanfaatkan untuk percepatan peningkatan capaian vaksinasi Covid-19, terutama dosis ketiga atau booster di Kalimantan Tengah (Kalteng) terutama Kotim. Namun tidak menutup kemungkinan juga para mudik yang belum menerima dosis satu atau dua dapat melakukan vaksinasi dan tetap dilayani.
“Percepatan vaksinasi Covid-19 selama arus mudik ini merupakan hasil dari rapat bersama pemerintah provinsi dengan seluruh pemkab/pemkot di wilayah Kalteng,” ujarnya.
Sehingga setiap kabupaten dan kota diminta untuk menempatkan gerai atau posko vaksinasi di setiap perbatasan antar wilayah atau pintu masuk wilayah ini. Sementara Kotim merupakan wilayah terbuka yang dapat diakses melalui jalur darat, laut, maupun udara.
Oleh sebab itu, lokasi yang diarahkan oleh Pemprov Kalteng untuk pendirian posko diantaranya Pelabuhan Sampit, Bandara Haji Asan Sampit, Terminal Patih Rumbih, Kecamatan Teluk Sampit, Kecamatan Cempaga Hulu, dan Kecamatan Telawang.
“Para calon pemudik yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19 hanya cukup menunjukkan kartu Identitas diri atau KTP dan juga nomor handphone kepada petugas pelayanan vaksinasi Covid-19 di posko nantinya. Kemudian petugas akan melakukan pemeriksaan dulu sebelum divaksinasi. Kalau tidak ada masalah bisa menerima vaksinasi,” ujarnya.
Diketahui berdasarkan data Dinas Kesehatan Kotim capaian vaksinasi Covid-19 di wilayah setempat untuk dosis satu telah mencapai 96,12 persen, dosis kedua 73.09 persen dan dosis tiga 11,87 persen.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post