• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Minggu, 26 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Aman dan Menguntungkan, Petani Kotim Mulai Aplikasikan Pestisida Nabati dan Pupuk Hayati

Aman dan Menguntungkan, Petani Kotim Mulai Aplikasikan Pestisida Nabati dan Pupuk Hayati

Rabu, 16 Februari 2022
in Kotawaringin Timur
A A
FOTO :DEVIANA/MATAKALTENG - Lurah pasir putih dan petani setempat saat melihat proses pembuatan Pesnab, Rabu 16 Februari 2022.

FOTO :DEVIANA/MATAKALTENG - Lurah pasir putih dan petani setempat saat melihat proses pembuatan Pesnab, Rabu 16 Februari 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Petani yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengaplikasikan pestisida nabati (pesnab) dan pupuk hayati untuk tanamannya karena dinilai lebih aman bagi kesehatan juga menguntungkan. 

Supri salah satu petani yang ada di wilayah Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Kotim mengatakan dirinya mulai mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida sejak setahun yang lalu dan hasilnya meningkat. 

Baca juga berita lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

“Kami memang masih menggunakan pupuk kimia dan pestisida tapi tidak seperti dulu yang hampir sepenuhnya. Sekarang mungkin hanya 30-40 persen saja kami menggunakan pestisida dan pupuk kimia,” sebutnya, Rabu 16 Februari 2022.

Dirinya menilai penggunaan pestisida dan pupuk kimia terus menerus akan berdampak buruk terhadap tanah bahkan bagi kesehatan baik petani maupun orang yang mengkonsumsi tanamannya. 

Selain itu, saat ini pupuk kimia cukup mahal dimana per sak bisa mencapai Rp 550 ribu bahkan sulit dicari. Tentu itu akan membuat petani tertekan karena harus mengeluarkan cost yang cukup besar. 

“Sementara dengan adanya pesnab dan pupuk hayati, bisa menurunkan 60-70 persen penggunaan pestisida dan pupuk kimia. Jadi itu bisa meningkatkan penghasilan dan menurunkan cost,” sebutnya. 

Diungkapkan jika sebelumnya ia harus mengeluarkan modal sebesar Rp  160 hingga 170 juta untuk menanam 13 ribu batang pohon tomat di lahan seluas 3/4 hektar, namun sekarang modal yang dikeluarkan hanya sekitar Rp 94 juta. 

“Sebelum ada pupuk hayati, kami menggunakan pupuk kimia sekitar 1 ton lebih lebih untuk lahan seluas 3/4 hektar. Sedangkan pestisida untuk 13 ribu batang pohon sekitar Rp 4 sampai 5 juta. Sekarang total pupuk sama pestisida hanya Rp94 juta. Karena untuk pupuk kimia berkurang hingga 60 persen dari tiga tahap penanaman,” hitungnya.

Dipaparkannya fungsi dari pupuk hayati dan pesnab itu sama ampuhnya untuk menyuburkan tanaman dan mengusir hama yang menyerang tanaman. Itu terlihat dari tanaman tomat miliknya yang subur dan tidak ada satupun daunnya berlubang karena dimakan ulat dan belalang.  

Sementara untuk bahannya mudah ditemukan apalagi di Kota Sampit. Namun untuk pengaplikasiannya harus cukup rutin. Karena pupuk hayati merupakan berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman dan menyuburkan tanaman. 

“Kalau kami pesnab sendiri terbuat dari buah Bentaro, Cabai Tembakau dan Baking Soda. Caranya Buah itu dicincang dan direndam di 200 liter air, dicampur cabai 1 kg, bawang putih 1/4 kg dan baking soda secukupnya. 1×24 airnya sudah bisa digunakan untuk mengusir hama tanaman dengan cara disemprotkan. Insya Allah hasilnya akan memuaskan dan tidak memiliki dampak pada kesehatan serta tanah,” ucapnya. 

(dev/matakalteng.com) 

Share21Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Harga Bahan Baku Tempe dan Tahu Naik Selama Pandemi

Next Post

Ivo Lantik Avina Triani Almira Fairid Naparin Jadi Ketua TP-PKK

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada Perusahaan Konstruksi di Kotim

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Sehari Enam Kali Karhutla, Sejumlah Wilayah Kotim Diselimuti Ancaman Api

Sabtu, 25 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Load More
Next Post

Ivo Lantik Avina Triani Almira Fairid Naparin Jadi Ketua TP-PKK

Bupati Kotim Imbau Warga Tak Pakai Perhiasan Mencolok

Bupati Pulpis Hadiri Penandatanganan Fakta Integritas dan Perjanjian Kerja

Ketua PKK Sukamara Dukung Kader Desa Sungai Pasir Kembangkan Olahan Pangan

DPRD Akan Perjuangkan dan Kawal Usulan dalam Musrenbang

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK