KUALA KURUN – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2022, banyak usulan yang disampaikan masyarakat desa dan kelurahan. Tentunya, akan dipilih usulan skala prioritas untuk pembangunan kedepan.
”Apapun usulan dari masyarakat desa dan kelurahan, akan kami perjuangkan dan dikawal terus hingga pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Gunung Mas (Gumas) Lily Rusnikasi, Rabu, 16 Februari 2022.
Yang disampaikan dalam musrenbang, kata dia, merupakan apa yang dibutuhkan masyarakat dan betul-betul sangat prioritas. Dalam pembahasannya nanti, akan dikawal supaya bisa terakomodir. Jika masuk dalam program prioritas, maka akan diutamakan untuk segera direalisasikan.
”Musrenbang merupakan wadah tepat untuk menerima usulan dan masukan dari masyarakat. Seluruh usulan akan dikawal untuk menepis anggapan masyarakat mengenai kegiatan musrenbang yang hanya seremonial. Memang nanti akan ada usulan yang tidak terakomodir, karena mengutamakan skala prioritas,” tuturnya.
Dia mengakui, dalam musrenbang tingkat kecamatan di daerah pemilihan (dapil I yang mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang, ada tiga usulan dari masyarakat yang paling dominan yakni terkait pembangunan bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. ”Kami pun berharap usulan tersebut juga harus sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gumas,” ujar Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diminta untuk dapat melihat mana usulan yang benar-benar prioritas dan dibutuhkan masyarakat, yang diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). ”Setiap usulan pembangunan di tahun 2022, titik sasarannya yakni di tahun 2024 nanti. Setiap OPD harus bisa menentukan usulan skala prioritas dan harus mampu menilai setiap usulan, sehingga nanti bisa tepat sasaran dan langsung menyentuh masyarakat,” pungkasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post