SAMPIT – Pemerintah Daerah(Pemda) Kotawaringin Timur(Kotim) melalui Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 terus mengevaluasi pencapaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan (Nakes) di wilayah setempat.
“Pencapaian vaksinasi Covid-19 agak tidak bagus tetapi ini menjadi evaluasi bersama, kami berharap kesadaran nakes untuk bisa divaksin sangat penting karena mereka jadi contoh panutan bagi masyarakat,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kotim Multazam.
Multazam menyampaikan, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim saat ini sebanyak 54,70 persen yang sudah mendapat dosis vaksin tahap pertama di wilayah Kotim dari sekitar 2.583 target populasi vaksin.
Jumlah tersebut menurutnya masih jauh dari target, hal tersebut disebabkan beberapa alasan yang kerap menjadi kendala ditundanya vaksin bagi para nakes.
“Faktornya macam-macam, tentunya dengan berbagai situasi dan kondisi, kalau persyaratan tidak memenuhi kriteria maka tidak bisa dilakukan sehingga harus ditunda,” terangnya.
Multazam menyebut sebagaian besar kesadaran nakes untuk di vaksin sudah bagus, hanya saja perasaan gugup saat akan di vaksin kadang memicu kondisi kesehatan nakes seperti tingginya tekanan darah sehingga vaksinasi urung dilakukan.
“Tidak ada indikasi nakes yang menghindar, kesadarannya bagus saja, mungkin nervous sehingga tekanan tinggi, saya berharap vaksinasi terhadap nakes dapat segera diselesaikan,” tandasnya.
Sementara itu dari target 327. 058 sasaran vaksinasi di Kotim, pihaknya berharap capaian tersebut bisa didapatkan paling tidak separuh dari jumlah tersebut.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post