SAMPIT – Selain berdampak pada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), musim kemarau yang terjadi beberapa bulan terakhir ini juga menyebabkan ratusan hektare sawah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami gagal panen.
“Ada ratusan hektare sawah yang di tanami padi mengalami kegagalan panen saat musim kemarau,” kata Kepala Dinas Pertanian Kotim, I Made Dikantara, Rabu 9 Oktober 2019.
Belum diketahui secara pasti jumlah kerugian yang dialami para petani akibat kekurangan air ini, sebab sawah yang mengalami gagal panen diperkirakan lebih dari 100 hektare. Tidak semua petani yang mengalami gagal panen, sebagian masih ada yang berhasil.
“Rata-rata petani yang gagal memanen padinya berada diwilayah selatan Kotim, salah satunya Kecamatan Teluk Sampit. Yang berhasil panen adalah petani yang dapat memenuhi kebutuhan air tanamannya. Mereka membuat sumur bor,” sebut Made.
Kedepannya, para petani diminta agar menyediakan sumur bor disetiap lahan guna menghadapi musim kering di tahun berikutnya. Jika hal ini dilakukan kemungkinan angka gagal panen akan berkurang.
(shb/matakalteng.com)
















Discussion about this post