KUALA KAPUAS – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, menghadiri sekaligus memberikan sambutan hangat dalam acara perpisahan dan pelepasan peserta didik TK/KB Buah Hati. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan ini menjadi momen emosional bagi para siswa, orang tua, dan dewan guru, bertempat di Aula Kodim 1011 Kuala Kapuas, Kamis 18 Juni 2026.
Dalam arahannya, Hj. Siti Saniah Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas keberhasilan anak-anak yang telah menyelesaikan masa pendidikan di jenjang Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
“Hari ini merupakan momen yang istimewa, bukan hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi para orang tua dan guru yang telah mendampingi proses tumbuh kembang mereka dengan penuh kasih sayang dan kesabaran,” ujar Hj. Siti Saniah.
Sebagai Ibu Pengayom PAUD di Kabupaten Kapuas, beliau memberikan motivasi khusus kepada para alumni cilik TK/KB Buah Hati. Beliau mengingatkan bahwa mereka adalah generasi penerus bangsa yang memiliki potensi luar biasa.
Dirinya juga berpesan Terus belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta menumbuhkan rasa percaya diri untuk meraih cita-cita dan penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada para pendidik atas dedikasi, pengabdian, dan cinta kasih dalam membentuk fondasi penting karakter, kecerdasan, dan kemandirian anak.
“Apa yang telah Bapak dan Ibu guru lakukan merupakan investasi berharga bagi masa depan Kabupaten Kapuas,” tambahnya. Hj. Siti Saniah Wiyatno juga menggarisbawahi bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Perlu ada sinergi yang kuat antara pihak keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Beliau mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memercayakan putra-putrinya di TK/KB Buah Hati, sekaligus mengajak mereka untuk terus memberikan pendampingan dan teladan yang baik di rumah.
Di akhir sambutannya, Bunda PAUD Kapuas menegaskan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah gerbang awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah serta bangsa Indonesia,” pungkasnya.
(Angga/matakalteng)






















Discussion about this post