KUALA KAPUAS – Kadis PUPR Kapuas, H Hargatin, meminta sekaligus menekan pada mitra Dinas PUPR Kapuas. Agar memacu pekerjaan yang dilaksanakan para Mitra. Sebab hal itu sangat penting dilakukan dan dilaksanakan pihak Mitra mengingat sudah memasuki akhir tahun anggaran. Karena seperti kota ketahui bersama seluruh projek DPUPR Kapuas alokasinya masuk tahun anggaran 2025.
Hal itu selaras dengan berakhirnya tahun anggaran 2025 lantaran masuk akhir tahun anggaran. Maka penting dilakukan percepatan semaksimal mungkin terutama pada progres kemajuan pekerjaan semua projek dengan tidak mengesampingkan mutu dan kualitas serta kuantitas pekerjaan. Demikian disampaikan H Hargatin Kadis PUPR Kapuas Jumat 7 November 2025.
Menurut Kadis PUPR Kapuas menilik dari akhir tahun anggaran 2025 ini, dia motivasi jajaran KPA, PPK, PPTK, penyedia jasa atau kontraktor, serta konsultan pengawas dilingkungan Dinas PUPR Kabupaten Kapuas. Sebab tertuang dalam surat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bernomor 600.1.1/978/DPUPR/2025 tertanggal 4 November 2025.
H Hargatin mantan Kadis Disperkimtan Kabupaten Pulang Pisau ini menegaskan bahwa harus ada langkah yang kongkrit dibarengi tindakan tegas dilapangan. Guna pencapaian kemajuan yang signifikan terhadap seluruh projek yang dikerja pihak mitra. “Dikarenakan jika kita melihat dari ketersedian waktu yang ada saat ini, hanya menyisakan waktu efektif kuran lebih 60 hari kalender pada pelaksanaan tahun anggaran 2025,” terangnya.
Hal yang Iaa urai tadi diatas tasi merupakan wujud nyata komitmennya membangun Kota Air dalam balutan program Kapuas Bersinar yang dicanangkan Bupati Kapuas dan Wakil Bupati Kapuas sesuai Visi dan Misi ketika pencalonan menjadi orang nomor satu di Kapuas.
Oleh karena itu Kadis PUPR Kapuas mengharpkan pada seluruh jajarannya agar lebih exkstra ketat, teliti cermat dalam hal evaluasi dan hasil monotoring semua projek dilapangan. Karena hal itu sudah dituangkan dalam bemtuk surat edaran yang ditembuskan kepada Bupati Kapuas, Sekretaris Daerah Kapuas, serta Inspektorat Kabupaten.
“Apa lagi detik sekarang ini kita sudah memasuki peralihan musim pancaroba tentunya dengan perubahan iklim tersebut. Sangat berdampak pada projek yang sedang berlangsung dilapangan. Sebab dengan kondisi cuaca yang ekstrem serta tak menetu ini pihaknya meminta sekaligus mengimbau supaya pelaksanaan kegiatan dilapangan. Agar segera lakukan langkah dan tindakan tepat guna percepatan dengan cara memacu waktu kerja, atau kapan perlu adanya penambaam tenaga kerja juga semua peralatan operasional dilapangan dengan mengutamakan ketersedian bahan Matrial,” demikiannya.
(Angga/matakalteng)






















Discussion about this post