KUALA KAPUAS – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas kembali menyalurkan bantuan pencegahan Covid-19 setelah sebelumnya telah diserahkan secara simbolis untuk Sekolah dan Madrasah oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.
Sebelumnya, ini sudah diterima oleh lima Kecamatan yaitu Kecamatan Kapuas Timur, Kemacatan Kapuas Hilir, Kecamatan Pulau Petak, Kecamatan Basarang dan Kecamatan Selat.
Kemudian, bantuan ini kembali disalurkan pada ke 12 Kecamatan diwilayah setempat. Pendistribusian masker ini langsung dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat, Senin 22 Juni 2020 pagi.
Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas tim pengantaran logistik yang telah bersedia turun langsung ke Kecamatan untuk menyerahkan bantuan berupa Masker, Hand Sanitizer dan Termometer Infrared untuk pendidik serta peserta didik baik dari tingkat TK/RA/PAUD, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan.
Masih pada kesempatan yang sama Dr H Suwarno Menerangkan bantuan nantinya akan dilanjutkan dengan pemberian face shield atau pelindung wajah dan penambahan nutrisi untuk anak, yang masih dikoordinasikan serta Termometer Infrared jika ada sekolah yang belum mendapatkannya.
“Pada tahap selanjutnya Insallah kita akan menyalurkan bantuan tambahan berupa face shield atau pelindung wajah dan penambahan nutrisi untuk anak yang masih dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan kemungkinannya untuk penambahan nutrisi akan diberikan susu bubuk,” ucapnya.
Terkait peran guru, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa guru memiliki peran sangat penting dan tidak bisa digantikan. Oleh sebab itu ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pendidik.
Dirinya juga mengingatkan kepada petugas yang mengunjungi sekolah-sekolah melihat kesiapan sekolah untuk menghadapi new normal dan memberikan semangat kepada para guru dan siswa untuk dapat benar-benar memperhatikan Protokol penyaluran bantuan Covid-19 seperti memeriksakan kesehatan diri ke Puskesmas terdekat sebelum ke rumah-rumah siswa untuk menyerahkan bantuan.
(gia/matakalteng.com)






















Discussion about this post