PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menata sejumlah ruas jalan di Kota Palangka Raya dengan konsep berbagi ruang bagi seluruh pengguna fasilitas publik, mulai dari pejalan kaki, pesepeda, hingga penyandang disabilitas.
Kepala Dinas PUPR Kalimantan Tengah, Juni Gultom mengatakan, penataan tersebut dilakukan pada ruas jalan yang dinilai memungkinkan untuk diterapkan konsep ruang bersama bagi masyarakat. “Jadi bagi ruas jalan yang memungkinkan, itu kita buat sebagai ruang bersama untuk semua orang, termasuk pengguna kendaraan, pejalan kaki, pesepeda, kegiatan sosial, sampai difabel juga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026.
Menurutnya, konsep tersebut bertujuan menciptakan fasilitas publik yang lebih inklusif dan nyaman bagi masyarakat perkotaan. Meski demikian, ia menegaskan ruas jalan yang masuk dalam konsep berbagi ruang tersebut tidak diperbolehkan digunakan sebagai area parkir kendaraan. “Tidak boleh parkir di jalan,” tegasnya.
Terkait anggaran, Juni menjelaskan penataan jalur tersebut menggunakan dana pemeliharaan jalan yang sudah tersedia di masing-masing ruas jalan. Ia menyebut nilai anggaran berbeda-beda tergantung kondisi dan kebutuhan setiap ruas jalan. “Itu dari anggaran pemeliharaan jalan. Ada ruas yang anggarannya Rp500 juta, ada juga yang Rp100 juta, tergantung masing-masing ruas jalan,” katanya.
Penataan tersebut rencananya akan diterapkan di sejumlah ruas jalan yang memiliki lebar memadai untuk mendukung konsep berbagi ruang. Menanggapi keluhan masyarakat terkait minimnya sosialisasi, Juni mengakui proses pengerjaan memang belum sepenuhnya selesai sehingga masyarakat belum melihat bentuk akhir fasilitas tersebut.
“Karena memang masih proses. Nantinya akan dilengkapi dengan gambar jalur sepeda, jogging, dan simbol difabel supaya masyarakat memahami bahwa itu jalur untuk semua,” jelasnya. Ia juga memastikan marka jalan yang mulai memudar akan kembali diperbaiki dalam tahap penyempurnaan pekerjaan. “Kalau warnanya mulai pudar nanti akan diperbaiki lagi,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post