PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026 di Aula Eka Hapakat Lantai III, Kantor Gubernur Kalteng, Senin 4 Mei 2026.
Pembukaan dilakukan mewakili Gubernur Kalimantan Tengah oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seleksi yang dinilai tetap berjalan optimal meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyambut baik terlaksananya kegiatan ini serta mengapresiasi Badan Kesbangpol atas penyelenggaraan rangkaian seleksi ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, seleksi Paskibraka bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme.
“Seleksi ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan, tidak hanya untuk pengibaran bendera, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, hingga pembinaan lanjutan sebagai Duta Pancasila,” katanya.
Menurutnya, peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik daerah yang dipersiapkan menjadi teladan dan agen perubahan di masa depan. Ia menekankan pentingnya empat aspek utama yang harus dimiliki generasi unggul, yakni sikap, pola pikir, karakter, serta keterampilan.
“Seluruh proses seleksi harus dilakukan secara transparan, objektif, dan berintegritas agar menghasilkan peserta terbaik,” tegasnya.
Darliansjah juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, dan mempersiapkan diri secara maksimal selama tahapan seleksi. “Siapapun yang terpilih harus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadi inspirasi bagi generasi lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, laporan kegiatan yang disampaikan Sekretaris Badan Kesbangpol Kalteng, Fajar Sriningsih, menyebutkan seleksi ini bertujuan memberikan pedoman dan kepastian dalam proses pembentukan Paskibraka, sekaligus menjadi acuan teknis bagi seluruh pemangku kepentingan.
‘Jumlah peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 74 orang dari kuota 84 peserta, yang merupakan perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.” Jelasnya Adapun materi seleksi meliputi administrasi, wawasan kebangsaan dan Pancasila, tes intelegensi umum, kesehatan, peraturan baris berbaris dan kesamaptaan, serta seleksi kepribadian melalui psikotes, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak.
Tim penilai berasal dari berbagai unsur, termasuk perangkat daerah, TNI, Polri, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, serta tim medis. Seleksi dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 8 Mei 2026, dengan lokasi kegiatan di Asrama Haji Transit Palangka Raya dan Lapangan Sanaman Mantikei.
Melalui seleksi ini, diharapkan lahir generasi muda Kalimantan Tengah yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan daerah serta mendukung visi Indonesia Emas.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post