PALANGKA RAYA – Aktivitas penumpang di Bandara Tjilik Riwut mulai mengalami peningkatan menjelang arus mudik Idulfitri. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan pemantauan langsung guna memastikan kelancaran pelayanan serta kenyamanan bagi para pemudik.
Gubernur Agustiar Sabran turun langsung meninjau aktivitas di bandara yang berada di Palangka Raya tersebut pada Sabtu 14 Maret 2026. Dalam kunjungan itu, ia melihat sejumlah titik layanan penumpang mulai dari posko arus mudik, area keberangkatan, ruang tunggu, hingga area kedatangan.
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terasa meski situasi di bandara masih berjalan kondusif. “Pergerakan penumpang sudah mulai meningkat memasuki masa arus mudik Lebaran. Kami ingin memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lancar serta penumpang tetap merasa nyaman,” ujar Agustiar di sela peninjauan.
Dia menambahkan, pemerintah bersama berbagai pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan selama periode mudik. “Pemerintah bersama lintas sektor tentu hadir untuk menjaga keamanan, kenyamanan, hingga aspek kesehatan para penumpang selama masa mudik,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas General Manager Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah penumpang sudah mulai terlihat dibandingkan hari-hari biasa. “Peningkatannya sekitar lima sampai tujuh persen dari rata-rata harian,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pada kondisi normal jumlah pergerakan penumpang berkisar antara 2.000 hingga 2.200 orang per hari. Namun pada beberapa hari terakhir angka tersebut telah meningkat menjadi sekitar 2.400 penumpang dan diperkirakan kembali bertambah hingga mencapai 2.500 penumpang.
Lebih lanjut, pihak bandara memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan estimasi pergerakan mencapai sekitar 4.100 penumpang. “Selain tujuan utama seperti Jakarta dan Surabaya, sejumlah rute lain seperti Semarang dan Yogyakarta juga menjadi tujuan penumpang dari Palangka Raya,” tambahnya.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, pemerintah daerah berharap koordinasi antara pengelola bandara, maskapai, dan instansi terkait dapat terus diperkuat agar arus mudik berjalan aman dan tertib.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post