PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Gang Sukamaju, Jalan Murjani, Palangka Raya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan dan Pangdam Kodam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, kepada warga yang terdampak musibah tersebut.
Adapun bantuan yang diberikan berupa paket sembako, perlengkapan tidur, serta pendirian dapur umum guna membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Kunjungan tersebut dilakukan setelah kebakaran yang terjadi pada Selasa malam 10 Maret 2026 yang menghanguskan puluhan rumah warga di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Agustiar Sabran menyampaikan rasa empati kepada para korban sekaligus memastikan pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Setiap duka masyarakat adalah duka kita semua. Karena itu kami datang bersama Pangdam dan Kapolda untuk memastikan pemerintah hadir membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah bersama Forkopimda telah menyiapkan bantuan dana bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kebakaran. Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta, kerusakan sedang Rp10 juta, dan kerusakan ringan Rp7,5 juta.
Menurutnya, saat ini pemerintah masih melakukan pendataan dan pemetaan terhadap kondisi kerusakan rumah warga guna memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat. “Kami masih melakukan pendataan dan pemetaan terhadap seluruh rumah yang terdampak agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Selain itu, Gubernur juga memastikan seluruh warga terdampak akan menerima bantuan melalui program Kartu Huma Betang, termasuk bagi keluarga yang memiliki anak yang masih bersekolah. Dia juga mengimbau warga yang terdampak untuk tetap bersabar dan tabah dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kita doakan bersama agar warga yang terkena musibah diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya. Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut mengakibatkan 11 rumah mengalami kerusakan berat, 14 rumah rusak ringan, serta sembilan barak dengan total 34 pintu terdampak.
Secara keseluruhan, musibah tersebut berdampak pada 36 kepala keluarga atau sekitar 127 jiwa yang kini membutuhkan bantuan untuk pemulihan pascakebakaran.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post