PALANGKA RAYA – Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Dispursip Kalteng) dipenuhi riuh tawa siswa-siswi TK Kristen Rajawali Sakti 3 Palangka Raya pada Jumat 12 Desember 2035. Sebanyak 30 anak mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi yang menghadirkan langsung para “Pahlawan Api” dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Dispursip Kalteng, Jl. AIS Nasution Nomor 11, dimulai pukul 08.30 WIB dan dirancang untuk memberikan inspirasi sekaligus edukasi tentang penanganan kebakaran sejak usia dini. Kepala Dispursip Kalteng, Adiah Chandra Sari, SH., MH., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut.
“Perpustakaan itu bukan hanya tempat buku-buku, tapi juga pusat informasi, sehingga akan timbul ide, gagasan dan inspiratif. Kelas Inspirasi adalah cara kami memperkenalkan berbagai profesi mulia kepada anak-anak. Hari ini, mereka belajar langsung dari Damkar, sebuah profesi yang mengajarkan keberanian dan kepedulian,” ujarnya.
Sesi utama diisi tim Damkar Kota Palangka Raya yang dipimpin Ibu Agnes beserta anggota. Anak-anak dengan antusias mendengarkan penjelasan mengenai bahaya api, cara pencegahan, serta pengenalan berbagai alat pemadaman seperti baju safety, sepatu pelindung, dan selang pemadam. Tidak hanya anak-anak, para orangtua dan staf Dispursip yang hadir juga mendapat edukasi tambahan tentang cara menghadapi kebocoran tabung gas.
Kegiatan semakin seru ketika tim Damkar mengajak seluruh peserta mempraktikkan pemadaman api. Dengan peralatan lengkap, termasuk mobil pemadam, anak-anak dan para ibu diberi kesempatan menyemprotkan air langsung menggunakan selang Damkar. Suasana penuh antusias terlihat saat mereka mencoba pengalaman pertama memadamkan api secara nyata.
Sebagai penutup, halaman Dispursip Kalteng berubah menjadi arena bermain ketika anak-anak menikmati hujan buatan dan berjoget bersama guru. Tawa ceria mereka menambah semangat seluruh rangkaian kegiatan. Dispursip Kalteng berharap Kelas Inspirasi dapat menjadi agenda rutin dengan melibatkan berbagai profesi lainnya. Selain mengedukasi masyarakat sejak dini, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam memberikan informasi penting, khususnya terkait keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post