PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar puncak Dies Natalis ke 62 di Aula Rahan, Kamis 27 November 2025 yang berlangsung meriah dan sarat pesan pembangunan. Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, hadir mewakili Gubernur Agustiar Sabran dan menegaskan dukungan penuh Pemprov terhadap peran UPR sebagai pusat pendidikan dan inovasi di daerah.
Perayaan tahun ini mengusung tema “62 Tahun Universitas Palangka Raya, Unggul dalam Inovasi, Berkarakter dalam Aksi, Berdampak untuk Negeri.” Acara dibuka dengan Tarian Aditya Satya Prakitri karya mahasiswa Sendratasik, menggambarkan kreativitas generasi muda yang menjadi kekuatan utama kampus.
Ketua panitia melaporkan bahwa terdapat 30 rangkaian kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan, mencerminkan kolaborasi lintas sektor serta upaya meningkatkan potensi mahasiswa di berbagai bidang. Membacakan sambutan Gubernur, Plt. Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung menyampaikan apresiasi atas kontribusi UPR dalam mencetak SDM kompeten bagi Kalimantan Tengah.
Leonard berharap UPR terus berkembang menjadi kampus yang inovatif, berkarakter, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Semoga UPR terus tumbuh semakin maju, semakin unggul dalam inovasi, berkarakter dalam aksi, dan berdampak untuk negeri,” ucapnya. Gubernur melalui sambutan tersebut kembali menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama Pemprov Kalteng.
Pembangunan SDM tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter, moral, cara berpikir, serta nasionalisme. “Hanya dengan pendidikan berkualitas, mata rantai kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian dapat kita putus,” tegasnya. Rektor UPR dalam pidatonya menegaskan komitmen kampus untuk terus berperan aktif dalam peningkatan kualitas SDM daerah.
Dia menyebut karakter generasi Z yang adaptif dan kritis harus tetap dilandasi nilai budaya agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. UPR juga menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis Pemprov, termasuk Program 1 Rumah 1 Sarjana dan pengembangan berbasis desa.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Sekda menyerahkan Penghargaan Manggatang Utus kepada perwakilan keluarga almarhum Hendrik Timang, salah satu tokoh pendiri UPR. Penghargaan itu menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi beliau dalam meletakkan dasar pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah.
Acara ditutup dengan penampilan tari dari anak-anak TK Bakuwu binaan Dharma Wanita UPR, menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Puncak peringatan Dies Natalis ke-62 UPR ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kampus dan pemerintah dalam mendorong hadirnya perguruan tinggi yang tidak hanya maju secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
(nra/matakalteng)





















Discussion about this post