PALANGKA RAYA – Edy Pratowo resmi menguatkan langkah politiknya. Setelah mendaftar sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah pada Rabu 26 November 2025 menuntaskan proses administrasi dengan mengembalikan berkas formulir tepat pukul 18.00 WIB. Dengan itu, Edy menjadi pendaftar pertama yang memenuhi seluruh tahapan sesuai jadwal yang ditetapkan Steering Committee (SC) Musda XI.
Edy menegaskan bahwa proses penetapan ketua tetap berada di keputusan forum Musda dan mekanisme Steering Committee (SC). Musdakan tanggal 29 November, Semua tetap mengikuti proses di forum dan mekanisme yang ditetapkan SC,” ujarnya, Jumat 28 November 2025. Edy mengungkapkan bahwa hingga malam ini, dukungan formal terus bertambah signifikan.
“Kita sudah mengantongi dukungan dari 13 kabupaten dan 1 kota. Ditambah 9 suara dari ormas pendiri dan yang didirikan Golkar, serta 2 dari organisasi sayap, yaitu KPG dan MPG,” bebernya. Dengan total 23 suara, praktis Edy menguasai mayoritas pemilik suara Musda. “Ini di luar DPD II yang berjumlah 14. Jadi dukungannya sudah penuh,” tambahnya.
Dengan dukungan tersebut, peluang terpilihnya secara aklamasi terbuka lebar. Namun ia menegaskan Musda tetap akan berjalan sesuai mekanisme. “Musyawarah mufakat di Partai Golkar itu sudah bagus. Ini sesuai harapan Pak Ketum Bahlil: kalau bisa mufakat, prosesnya akan lebih smooth dan menunjukkan Golkar Kalteng solid,” ungkapnya.
Edy juga membenarkan bahwa komunikasi internal mengarah pada penugasan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, sebagai Sekretaris DPD Golkar Kalteng. “Ya, insya Allah. Diskusinya kesana kan. Harapannya, mudah-mudahan sampai dengan pelaksanaan Musda semuanya berjalan sesuai rencana.,” ujarnya.
Terkait arah pemenangan ke depan, Edy menegaskan Golkar menargetkan peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029. “Prinsipnya, sesuai harapan Pak Ketum, kita ingin jumlah kursi bertambah,” katanya. Saat ditanya peluang peningkatan kursi DPR RI dari Kalteng, Edy menyebut hal itu akan dibangun melalui kolaborasi solid.
“Kita akan kolaborasi dengan semua pihak DPD kabupaten/kota, ormas, dan organisasi sayap. Keutuhan internal adalah kuncinya.” Musda Golkar Kalteng pada 29 November mendatang menjadi penentu arah kepemimpinan baru partai berlambang beringin tersebut, sekaligus momentum penyatuan langkah menuju 2029.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post