• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, 24 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » BMKG Sampaikan Puncak Musim Hujan di Kalteng Lebih Cepat, BPBD Minta Warga Waspada Banjir

BMKG Sampaikan Puncak Musim Hujan di Kalteng Lebih Cepat, BPBD Minta Warga Waspada Banjir

Kamis, 6 November 2025
in Kalimantan Tengah
A A
FOTO: IST/MATAKALTENG - Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Tjilik Riwut, Anton Budiyono, saat diwawancarai wartawan.

FOTO: IST/MATAKALTENG - Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Tjilik Riwut, Anton Budiyono, saat diwawancarai wartawan.

Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA – Badan Meteorologi, Klima itutologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya menyampaikan bahwa puncak musim hujan di Kalimantan Tengah tahun ini terjadi lebih awal dari biasanya. Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena La Niña yang menyebabkan curah hujan meningkat lebih tinggi dari normal.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Tjilik Riwut, Anton Budiyono, menjelaskan bahwa Kalimantan Tengah saat ini sudah sepenuhnya memasuki musim hujan dengan pola curah hujan yang lebih basah dari kondisi rata-rata tahunan. “Puncak musim hujan tahun ini diperkirakan terjadi pada Oktober hingga November, lebih cepat dari biasanya yang umumnya terjadi di Desember atau Januari,” ujar Anton, Kamis 6 November 2025.

Baca juga berita lainnya

Kalteng Perkuat Industri Obat Alam

Adiah Chandra Sari Siap Jalankan Amanah di Diskominfosantik, Penanganan Blank Spot Jadi Perhatian

DBH Kalteng Belum Dibayar Penuh, Gubernur Sebut Nilainya Capai Rp800 Miliar

Edy Pratowo Tegaskan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tak Boleh Ditunda

Meski begitu lanjutnya, curah hujan masih akan tetap tinggi hingga Januari, bahkan bisa berlanjut sampai Maret 2026. Menurut BMKG, peningkatan curah hujan diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, namun wilayah bagian utara atau daerah hulu sungai seperti Murung Raya, Barito Utara, Gunung Mas, dan Seruyan memiliki potensi hujan lebat yang lebih tinggi.

Anton menambahkan bahwa kondisi geografis Kalimantan Tengah yang relatif datar membuat distribusi hujan lebih merata. Namun, hal ini juga berarti daerah di bagian hilir sungai berisiko mengalami banjir kiriman dari wilayah hulu. “Yang harus diwaspadai adalah banjir kiriman. Air dari hulu bisa berdampak pada wilayah tengah dan selatan, karena karakteristik sungai di Kalteng memungkinkan air mengalir luas hingga ke dataran rendah,” jelasnya.

BMKG memprediksi fenomena La Niña akan berlangsung hingga Februari 2026, dengan dampak utama berupa curah hujan yang meningkat tajam. Karena itu, Anton mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, genangan, dan banjir tiba-tiba.

“Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah agar siaga terutama pada November, Desember, dan Januari, saat curah hujan berada pada puncaknya. Pantau terus informasi cuaca dari BMKG. Banjir bisa datang tiba-tiba, terutama di wilayah dataran rendah yang menerima aliran air dari hulu sungai,” pungkasnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalteng, Alpius Patanan.

Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Antisipasi Banjir, BPBD Fokuskan Pemantauan dari Hulu ke Hilir

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam menghadapi potensi banjir yang mulai meningkat sejak awal November 2025. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalteng, Alpius Patanan, mengatakan bahwa sejak 6 Oktober 2025, BPBD Provinsi telah rutin menggelar rapat koordinasi mingguan bersama BPBD kabupaten/kota, camat, kepala desa, dan lurah. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan informasi peringatan dini dari tingkat provinsi dapat segera diteruskan ke masyarakat. “Kegiatan ini kami laksanakan setiap hari Senin khusus untuk antisipasi banjir. Tahun sebelumnya hanya tiga kali dalam satu musim, tapi kali ini kita perkuat karena potensi bencana cukup tinggi,” ujar Alpius saat ditemui di Lapangan Barigas Polda Kalteng.

Menurutnya, hampir seluruh wilayah Kalteng memiliki tingkat kerawanan banjir, terutama kawasan yang berada di aliran sungai besar. Potensi banjir biasanya dimulai dari wilayah hulu, kemudian bergerak ke tengah dan selatan. “Daerah yang sering terdampak di antaranya Murung Raya, Barito Utara, Gunung Mas, Barito Selatan, Lamandau, Seruyan bagian hulu, dan Kapuas bagian hulu,” jelasnya.

“Sementara wilayah selatan seperti Sukamara, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, hingga Kapuas, lebih sering tergenang akibat pasang air laut,” tambahnya. Hingga saat ini, beberapa daerah telah menetapkan status siaga, di antaranya Sukamara dan Kapuas, sementara daerah lainnya masih dalam tahap pemantauan.

Meski demikian, BPBD Provinsi berharap agar mekanisme penanganan di tingkat kabupaten dapat berjalan optimal sehingga tidak perlu menetapkan status siaga di tingkat provinsi. “Kalau respon di bawah sudah sigap, status tidak perlu dinaikkan ke tingkat provinsi. Karena prinsipnya, pencegahan akan lebih efektif kalau kabupaten, camat, dan kepala desa sudah menyiapkan langkah antisipasi lebih awal,” tegas Alpius.

Dalam menghadapi potensi banjir, BPBD Provinsi Kalteng juga telah menyiagakan empat regu di Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) yang berfungsi sebagai pusat koordinasi dan dukungan cepat. “Pelaksana utama tetap di kabupaten dan kecamatan, sementara provinsi fokus pada koordinasi dan dukungan logistik. Respon cepat akan maksimal kalau seluruh perangkat di lapisan paling depan mulai dari kecamatan, desa, hingga kelurahan sudah siap,” pungkasnya.

(nra/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Era Baru Sawit Kalteng, Perluas Sertifikasi ISPO untuk Kebun Rakyat

Next Post

Pj Sekda Palangka Raya Sebut Posbakum Bukit Tunggal Jadi Role Model Penyelesaian Sengketa Hukum

Berita Terkait

Kalteng Perkuat Industri Obat Alam
Kalimantan Tengah

Kalteng Perkuat Industri Obat Alam

Rabu, 15 Juli 2026
Kalimantan Tengah

Adiah Chandra Sari Siap Jalankan Amanah di Diskominfosantik, Penanganan Blank Spot Jadi Perhatian

Rabu, 8 Juli 2026
DBH Kalteng Belum Dibayar Penuh, Gubernur Sebut Nilainya Capai Rp800 Miliar
Kalimantan Tengah

DBH Kalteng Belum Dibayar Penuh, Gubernur Sebut Nilainya Capai Rp800 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026
Edy Pratowo Tegaskan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tak Boleh Ditunda
Kalimantan Tengah

Edy Pratowo Tegaskan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tak Boleh Ditunda

Senin, 6 Juli 2026
Bank Kalteng Bidik Penetrasi Pasar dan Branding Nasional Lewat Sponsorship Adhyaksa Kalteng FC
Kalimantan Tengah

Bank Kalteng Bidik Penetrasi Pasar dan Branding Nasional Lewat Sponsorship Adhyaksa Kalteng FC

Kamis, 2 Juli 2026
Bapenda Tindaklanjuti Keberatan Penetapan NJOP
Kalimantan Tengah

Bapenda Tindaklanjuti Keberatan Penetapan NJOP

Rabu, 1 Juli 2026
Load More
Next Post

Pj Sekda Palangka Raya Sebut Posbakum Bukit Tunggal Jadi Role Model Penyelesaian Sengketa Hukum

Pemkot Palangka Raya Komitmen Tingkatkan Pengembangan Produk Lokal

Tentukan Produk Unggulan, Pemkot Palangka Raya Gelar FGD

Sekda Hadiri Uji Coba Alat Ukur Moralitas dan Kompetensi ASN

Sekda Hadiri Uji Coba Alat Ukur Moralitas dan Kompetensi ASN

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pemerintah Wujudkan 10 Ribu Hunian Pekerja

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK