PALANGKA RAYA – Jajaran Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna membahas progres capaian Program 100 Hari Gubernur dan implementasi Program Kartu Huma Betang.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur, Senin 26 Mei 2025. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang), Herson B. Aden, menyampaikan bahwa rakor bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada seluruh pejabat eselon dan fungsional di lingkungan Setda terkait program-program prioritas Gubernur Kalteng.
“Kalau Eselon II sudah memahami, kita ulangi lagi agar berbagai program Gubernur kita pahami bersama. Tugas dan fungsi Setda adalah men-support Pak Sekda, Gubernur, dan Wagub,” ujarnya. Herson juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap Program Kartu Huma Betang, meskipun pelaksanaannya berada di OPD, namun peran biro di Setda sangat strategis dalam hal koordinasi.
Dalam rakor tersebut, turut dipaparkan program Pemprov Kalteng yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Cetak Sawah atau Lumbung Pangan Nasional, serta Penurunan Stunting. Adapun hasil capaian Program 100 Hari menunjukkan angka yang menggembirakan.
“Kesimpulannya, Program Kerja 100 Hari tercapai dari target yang ditentukan. Rata-rata dari semua, mencapai 98%,” ungkap Herson, seraya mendorong kolaborasi lintas biro untuk mendiseminasikan informasi program kepada publik. Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung, turut menegaskan pentingnya peran ASN dalam menyebarluaskan informasi capaian kinerja pemerintah kepada masyarakat.
“Program seperti ini harus disosialisasikan secara massif, baik melalui media sosial maupun pemberitaan dari Biro Administrasi Pimpinan,” tuturnya. Dia juga menyoroti bahwa sebagian besar implementasi Program 100 Hari berada di tangan OPD teknis, sementara biro-biro Setda bertugas mengoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan.
Lebih lanjut, Leonard menyampaikan bahwa Program Kartu Huma Betang ke depan dapat menjadi skala prioritas melalui relokasi anggaran, untuk mendukung penguatan dan efektivitas program tersebut. “Gunakan seefisien mungkin ke Program Kartu Huma Betang. Optimis saja, di sini perlu inovasi dan kreativitas kita, mindset,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post