PALANGKA RAYA – Pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2025 kembali digelar sebagai ajang bergengsi yang diikuti oleh finalis dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Acara grand final yang berlangsung pada Rabu 21 Mei 2025 sore di Ballroom Seruyan Hotel M Bahalap Palangka Raya, dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, yang turut didampingi oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.
Dalam sambutannya, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu strategi untuk mempersiapkan dan memberikan pembekalan yang matang bagi generasi muda Kalteng dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Harapan saya kepada Putra Putri yang terpilih Jagau dan Nyai bisa lebih aware terhadap program dari Pemerintah Provinsi Kalteng, khususnya program Huma Betang,” ujar Aisyah.
Menurutnya, peran Jagau dan Nyai sangat penting sebagai duta budaya dan pembangunan yang mempromosikan nilai-nilai Huma Betang, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Yang terpilih sebagai Jagau Nyai akan menjadi role model bagi generasi muda dan bisa menjadi representasi Kalimantan Tengah di ajang nasional,” tambahnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Seniriaty, mengungkapkan bahwa event ini mencari figur generasi muda yang tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga cerdas, pintar, komunikatif, dan memiliki kepedulian terhadap budaya dan pariwisata daerah. Ia berharap, finalis yang terpilih dapat menjaga keberagaman dalam bingkai NKRI, menjaga integritas budaya, dan alam Kalimantan Tengah sesuai dengan misi Huma Betang.
Seniriaty juga menambahkan, ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan karakter sejalan dengan nilai luhur Kalteng.
“Jagau dan Nyai bukan sekadar simbol budaya, tetapi agen perubahan, agen pembangunan, dan juga role model untuk membangun citra positif daerah kita,” tandasnya.
Pemilihan ini melibatkan lima dewan juri, yaitu Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Nunu Andriani Edy Pratowo, Bunga Jelitha Ibrani, Susie Andrianie, dan Bhayu Rhama. Finalis yang berkompetisi berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalteng, yakni Kapuas, Kotawaringin Barat, Lamandau, Katingan, Barito Timur, Murung Raya, Palangka Raya, Gunung Mas, Seruyan, Sukamara, Barito Selatan, Pulang Pisau, dan Barito Utara.
Kompetisi ini merupakan bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025, yang berlangsung dari 17 hingga 23 Mei 2025.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post