PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyambut hangat kunjungan kerja (kunker) Komisi III DPR RI yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Habiburokhman, pada Kamis 10 April 2025 malam.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dalam agenda Malam Ramah Tamah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Istana Isen Mulang, Palangka Raya.
Gubernur Agustiar, yang juga pernah menjadi anggota Komisi III DPR RI, menyampaikan apresiasi dan rasa bahagianya atas kehadiran para koleganya di Kalimantan Tengah. Ia menyebut kunjungan ini sebagai momen istimewa dan penuh makna bagi masyarakat Kalteng.
“Pada malam ini kita semua dapat bersilaturahmi bersama rombongan Komisi III DPR RI. Sebuah kehormatan bagi kami seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, Bapak Ketua dan anggota Komisi III DPR RI telah berkenan berkunjung,” ujar Agustiar dalam sambutannya.
Agustiar berharap kunjungan ini dapat mempererat sinergi antara Pemerintah Daerah dengan DPR RI, khususnya dalam bidang tugas strategis Komisi III seperti penegakan hukum, keadilan, serta pemberantasan narkoba.
“Penegakan hukum yang adil dan transparan menjadi fondasi penting bagi pemerataan pembangunan dan tumbuhnya iklim investasi, dalam rangka mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan dukungan penuh kepada Gubernur Agustiar Sabran dalam upayanya membangun Kalteng.
“Bersama-sama kita dukung Pak Gubernur memajukan Kalimantan Tengah,” ucap Habiburokhman.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun bangsa. “Ke depan kita terus jaga persatuan versi kita. Namanya pertemanan, teman-teman ada kesulitan dan sebagainya, kita sharing, kita saling membantu,” tambahnya.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kalteng, Komisi III DPR RI juga melakukan dialog dan menyerap aspirasi dari sejumlah lembaga penegak hukum seperti Polda Kalteng, Kejati, dan BNNP. Komisi III turut memberikan apresiasi atas kinerja para aparat hukum dalam menangani berbagai kasus menonjol di wilayah tersebut.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post