PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalimantan Tengah terus melakukan upaya optimalisasi sinkronisasi data industri untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dan mendorong investasi di daerah tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari strategi meningkatkan keterpaduan informasi industri yang lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh calon investor.
Plt Kepala Disdagperin Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, dalam mewujudkan visi Kalteng yang semakin Berkah (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis).
Salah satu fokus utama dari upaya ini adalah penyempurnaan data primer industri di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Rangga menjelaskan bahwa penting untuk memastikan data industri yang tersedia bersifat komprehensif dan terkini agar dapat menjadi dasar yang kuat dalam menarik minat investor.
“Kami ingin memastikan data industri tersedia secara komprehensif dan terkini. Langkah ini akan menjadi pondasi penting dalam menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif serta menarik minat investor untuk berinvestasi di Kalimantan Tengah,” ujar Rangga, Senin 17 Februari 2025.
Sebagai bagian dari inovasi tersebut, Disdagperin Kalimantan Tengah juga tengah mengembangkan aplikasi digital yang memungkinkan calon investor untuk mengakses informasi industri secara langsung. Aplikasi ini akan menampilkan data terkait potensi industri, peluang investasi, serta kebutuhan infrastruktur di berbagai daerah di Kalteng.
“Melalui aplikasi ini, calon investor dapat dengan mudah mendapatkan gambaran lengkap tentang sektor industri di Kalimantan Tengah, sehingga mereka lebih percaya diri untuk berinvestasi,” tambah Rangga.
Proses sinkronisasi data industri ini tidak hanya bermanfaat bagi investor, namun juga mendukung pemerintah dalam menyusun kebijakan berbasis data yang lebih tepat sasaran. Data yang terintegrasi meliputi profil industri, potensi wilayah, hingga kebutuhan infrastruktur yang diperlukan.
Dengan pengelolaan data yang lebih baik, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih optimal dalam menarik investasi, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Melalui upaya ini, Disdagperin Kalimantan Tengah berkomitmen untuk memonitor perkembangan industri secara lebih efisien, sehingga dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ada di sektor perindustrian.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post