PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dalam menyukseskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang akan diluncurkan pada bulan Februari mendatang. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekeubang), Yuas Elko, menjelaskan bahwa koordinasi antara dinas-dinas terkait sangat penting dalam mendukung pelaksanaan program tersebut. Program ini direncanakan diluncurkan pada minggu kedua bulan Februari.
“Koordinasi menyangkut kesehatan pemeriksaan gratis oleh dinas-dinas terkait yang launching-nya Bulan Februari Minggu Kedua. Yang utama, ada kesempatan pemeriksaan gratis bagi masyarakat,” ujar Yuas Elko, Selasa (21/1).
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia untuk merealisasikan Misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Misi ini mencakup penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor kesehatan, untuk mendukung Indonesia menjadi negara maju.
Sebelumnya dalam Rakor Pengendalian Inflasi yang dilaksanakan pada Senin (20/1/2025), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pentingnya program ini bagi masyarakat Indonesia, khususnya terkait potensi bonus demografi. Menurut data, sekitar 68,7% dari penduduk Indonesia adalah usia produktif, yang menjadi potensi besar bagi kemajuan negara.
Tito Karnavian menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua aspek penting untuk memastikan produktivitas generasi muda, yang salah satunya dapat dicapai melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Program ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat serta memetakan daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih terkait kesehatan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis adalah program terbesar yang pernah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, menyentuh hingga 280 juta rakyat Indonesia. Program ini merupakan bagian dari 8 Program Hasil Terbaik Cepat yang juga mencakup upaya-upaya lainnya, seperti intervensi stunting dan pemberian makanan bergizi gratis.
Tito Karnavian mengimbau agar Pemerintah Daerah mendukung penuh program ini, karena keberhasilannya sangat bergantung pada peran serta pemerintah daerah dalam memetakan dan memperbaiki kondisi kesehatan di wilayah masing-masing.
“Ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah Pusat. Daerah juga harus bergerak. Kesehatan ini bagian yang sangat penting dari pembangunan SDM kita,” tegas Mendagri.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat, serta menjadi langkah awal menuju Indonesia yang lebih sehat dan produktif.
Sementara itu, terkait pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dilaksanakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kalteng sendiri melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul, menyampaikan bahwa saat ini program tersebut masih dalam tahap sosialisasi, koordinasi, dan persiapan bersama pemerintah kabupaten/kota setempat.
“Untuk pelaksanaan PKG di Kalteng, saat ini masih dalam tahap sosialisasi, koordinasi, dan persiapan,” ujar Suyuti Syamsul. Dia menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini akan dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Di Kalteng sendiri, sebanyak 204 FKTP akan terlibat dalam program ini, yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada minggu pertama Februari mendatang
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post