PALANGKA RAYA – Menjelang tahun baru 2025, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, menyampaikan kesiapan dukungan kesehatan untuk memastikan keselamatan masyarakat. Dukungan tersebut sudah berjalan sebelum pelaksanaan natal hingga sekarang.
Suyuti mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyiapkan total 278 fasilitas kesehatan, yang meliputi 33 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baik milik pemerintah maupun swasta, 204 Puskesmas, tujuh Public Safety Center (PSC), dua Balai Karantina Kesehatan, dan 40 Pos Kesehatan di jalur arus mudik dan balik.
“Dinas Kesehatan bekerja sama dan berkoordinasi dengan semua lintas sektor terkait untuk menghadapi mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, serta berupaya menjaga agar tidak terjadi peningkatan kasus penyebaran penyakit maupun gangguan kesehatan lainnya,” ujar Suyuti, Senin 30 Desember 2024.
Ia juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota telah menyiagakan fasilitas kesehatan di jalur mudik dan balik, serta melakukan pelayanan promotif dan preventif guna meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Selain itu, kesiapan evakuasi untuk rujukan juga telah dipersiapkan.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah, Djoko Poerwanto, memprediksi bahwa arus mudik dan balik pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2025 akan terjadi dua kali, dengan puncak arus mudik pertama pada 22-23 Desember 2024 dan arus balik pertama pada 26-27 Desember 2024. Puncak arus mudik kedua diperkirakan terjadi pada 29-30 Desember 2024, dan arus balik kedua pada 1-2 Januari 2025.
“Meskipun situasi di Kalimantan Tengah relatif aman dan kondusif, kita tidak boleh meremehkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kita harus bisa memitigasi dan mengeliminasi setiap potensi gangguan yang ada,” tegas Djoko.
Kesiapan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, serta mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post