PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti, mengungkapkan bahwa provinsi ini menjadi tumpuan utama dalam pelaksanaan program cetak sawah nasional. Program ini menargetkan pembukaan lahan sawah seluas 150.000 hektar pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hj. Sunarti menegaskan bahwa Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalimantan Tengah mendukung penuh program tersebut.
“Target 150.000 hektar sudah kami masukkan dalam Survey Investigasi Desain (SID), yang sudah berkontrak sebanyak 144.000 hektar. Saat ini, kami sedang merevisi petunjuk teknis SID dan diperkirakan minggu depan sudah selesai,” ujar Hj. Sunarti,” ujar Sunarti, Senin, 25 Novoember 2024.
Sementara itu, Dirjen PSP Kementerian Pertanian, Andi Nur Alamsyah, menekankan pentingnya Kalimantan Tengah sebagai wilayah strategis dalam program cetak sawah nasional. Menurutnya, infrastruktur yang sudah siap di wilayah ini membuat Kalimantan Tengah menjadi titik fokus pencapaian target 150.000 hektar tersebut.
“Pada akhir 2024, kami harapkan 10.000 hektar sudah selesai,” katanya.
Andi juga memastikan bahwa semua kebutuhan teknis di daerah akan dipenuhi untuk memastikan kelancaran program cetak sawah.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami akan pastikan semua kebutuhan daerah dapat terpenuhi agar program ini berjalan dengan baik,” tambahnya.
Program cetak sawah ini juga menjadi bagian dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pertahanan negara. Selain itu, program ini bertujuan untuk menekan kemiskinan serta menjaga stabilitas harga pangan di tanah air.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post