Meningkatkan Ketahanan Pangan dengan Menanam Tanaman di Pekarangan

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, memberikan pesan penting di tengah gejolak dunia yang tidak menentu dan kejadian luar biasa seperti pandemi Covid-19 yang lalu. Ia menekankan pentingnya ketahanan pangan dalam situasi seperti ini.

Untuk itu, ia meminta para Bupati/Wali Kota se-Kalteng untuk mendorong masyarakat menanam tanaman pangan di pekarangan masing-masing, seperti ubi, singkong, cabai, pare, dan lain-lain.

Baca juga berita lainnya

“Bibitnya disediakan oleh pemerintah melalui Dinas Pertanian masing-masing,” ujar Gubernur, Selasa, 8 Oktober 2024.

Menanam tanaman pangan di pekarangan adalah salah satu cara untuk meningkatkan ketahanan pangan yang sangat penting di masa saat ini. Selain itu, dengan menanam sendiri, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen yang terbiasa membeli, tetapi juga menjadi produsen yang memproduksi bahan pangan sendiri.

Melalui upaya-upaya kecil seperti menanam di pekarangan, masyarakat dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar.

“Selain itu, dengan menanam sendiri, masyarakat juga dapat lebih memastikan keamanan dan kualitas bahan pangan yang mereka konsumsi,” imbuhnya.

Gubernur menekankan pada seluruh masyarakat untukenanam tanaman pangan di pekarangan bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga dapat menjadi kegiatan positif yang membantu meningkatkan kualitas hidup dan mendukung kesehatan masyarakat.

(vi/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • Kunjuin-/05/26/g,an-jam TNImprov-kaLalasumadiperitpos Lkahanlsil-diGarudaenga">Drainase Tersumbat dan Km="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • PT HMBP0/08/ingkap-121-kasDidng.m Rp 335 Ju Hinase Tersumbat dan Km="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
    3div class="widget widget_jnews_module_element_ads" id="j5ews_modulefa78ment_ads-5">u_fooassav>vg>Tweetu-classTe>u-clas-jnew-uthor":""sTe>u-clas-object_pagesTe>u-clas-122thumjir Perkotaan Kotim
    Tsi,af= KTweetu-classTe>u-clas-jnew-uthor":""sTe>u-clas-object_pagesTe>u-clas-122497njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clas-jnew-uthor":""sTe>u-clas-object_pagesTe>u-clas-122498njir Perkotaan Kotim
    Kebijteng Privasi.1 88h>Tweetu-classTe>u-clas-jnew-uthor":""sTe>u-clas-object_pagesTe>u-clas-122499a Korsleting Listrik
    Tweetu-classTe>u-clas-jnew-uthor":""sTe>u-clas-object_pagesTe>u-clas-1225ltenir Perkotaan Kotim
    Kfa-bk.1 88h>
    <_jnews_ widgetkatkan-keeg_cjnews_html.0","excaGuna Inventar
    COPYRIGHT &a-sr; 2018oadi3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.v class="jestyer=""colu: #fff; ffa-asset: 10px; ffa-aw"jeg_: b/di; mar20viaop:-8pxg-uROUDLY POWERED BYdiv>
  • TEKNO HOLISTIK.1 8.eg_preloader square">
    <-067e896a-hide-cove067e896a-hide-//div><_jnews_Peor":aGuna Inventar
    <-m="04"tedaGuna Inventar
  • <-3aa248f
    <_jnews_ widgetkatkan-keeg_cjnews_/>
    Shas="jeg_face_wtar2et='"exank' lay='exassne_ noopekapanofollow' 26/01/22/hakiFind us s_bTe-textcov>