PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, akan menyulap Bundaran Besar Palangka Raya menjadi centrum budaya dan peradaban bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Penataan area bundaran besar meliputi pemanfaatan eks Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang saat ini sedang direlokasi ke Jalan Tjilik Riwut.
Selain itu, relokasi Kantor Dinas Kehutanan dan penataan kembali Gedung Batang Garing juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Area bundaran besar nantinya akan didukung oleh Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terintegrasi dengan area parkir, area rekreasi dan edukasi yang modern.
“Dengan terbangunnya bundaran besar dan RTH, Kota Palang Raya akan memiliki ikon baru yang akan menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Sugianto, Senin 7 Oktober 2024. Gubernur Sugianto menekankan bahwa keberadaan ikon baru ini akan memberikan dampak positif pada sektor ekonomi, khususnya di sektor wisata dan budaya serta UMKM.
Memanggil bundaran besar sebagai centrum budaya dan peradaban bukanlah sembarang julukan. Sebagai pusat kegiatan budaya, metode pendekatan yang modern akan digunakan. Ruang terbuka hijau akan disediakan sebagai tempat berkumpul warga dan para pelaku seni untuk mengadakan pagelaran budaya. Area ini akan menjadi pusat pembelajaran dengan desain dan teknologi canggih, terbuka untuk semua pihak dan berperan penting dalam memajukan industri kreatif.
“Kita akan menemukan taman-taman kota, jalur sepeda dan wi-fi gratis,” imbuhnya. Melalui perubahan ini, Kota Palang Raya akan memiliki kembali keindahan alam yang memiliki nilai sejarah, termasuk cadangan air alam, sumber daya hidup fauna dan flora, serta sumber daya intelektual masyarakat adat setempat. Kota ini akan menjadi destinasi wisata alam yang perlu dikunjungi.
Masyarakat lokal dan pariwisata akan berkumpul dan mengalami musik dan tarian tradisional yang unik Kalimantan Tengah, sambil menikmati keindahan alam di bundaran besar. Dalam upaya memperkenalkan dan mengembangkan potensi budaya dan lingkungan hidup Kalimantan Tengah, peran serta masyarakat sangat penting. Karena itu, Gubernur Sugianto Sabran mengajak warga Kalimantan Tengah untuk bersama-sama membangun kawasan Bundaran Besar Palangka Raya menjadi centrum budaya dan peradaban.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post