PALANGKA RAYA – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Nuryakin, mengungkapkan bahwa upaya percepatan penurunan angka stunting telah dimulai oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 2018 melalui peluncuran Strategi Nasional (Stranas) Percepatan Penurunan Stunting.
“Strategi ini mencakup lima pilar utama: komitmen pimpinan nasional dan daerah, kampanye komunikasi perilaku, konvergensi program di berbagai tingkat pemerintahan, ketahanan pangan dan gizi, serta pemantauan dan evaluasi,” sebut Nuryakin, Selasa 3 Agustus 2024.
Ia menambahkan, pada tahun 2021, Pemerintah Indonesia juga menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 yang mengatur percepatan penurunan stunting. Nuryakin menjelaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah meningkatkan mutu dan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Guru PAUD memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi perkembangan anak usia dini untuk mencegah stunting dan membentuk generasi yang berkualitas.
“Dengan pembekalan yang memadai, diharapkan mereka dapat mendukung percepatan penurunan stunting dan melahirkan generasi emas bagi Indonesia,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post