PALANGKA RAYA – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) baru-baru ini menerima para Tenaga Kesehatan Penugasan Khusus Berbasis Individu Periode IV yang akan bertugas di tujuh Kabupaten di Kalteng. Program Penugasan Khusus ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan sebagai salah satu upaya penguatan Pelayanan Kesehatan di Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Namun, masih banyak masyarakat di Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) yang belum menikmati hasilnya secara merata. “Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah memiliki tantangan tersendiri karena letak geografisnya yang tidak memungkinkan seluruh wilayahnya dapat ditempuh melalui jalan darat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, saat dikonfirmasi, Rabu 7 Agustus 2024.
Oleh karena itu, Suyuti menegaskan kelompok tenaga medis dan tenaga kesehatan Penugasan Khusus Berbasis Individu ini harus memahami tupoksinya dan siap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Kalimantan Tengah. Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil mengalami kesulitan mengakses pelayanan kesehatan primer yang berkualitas.
Jika ada kendala di lapangan, diharapkan tenaga Penugasan Khusus dapat berkoordinasi dengan kepala Puskesmas atau dengan Dinas Kesehatan Kabupaten. Dalam hal ini, kekurangan tenaga kesehatan di Provinsi Kalimantan Tengah menjadi masalah yang perlu ditangani, oleh karena itu para Tenaga Kesehatan Penugasan Khusus ini dapat menjadi solusi.
Kadis Kesehatan Suyuti Syamsul juga menyampaikan terima kasih atas keberhasilan penyelenggaraan Program Penugasan Khusus di Provinsi Kalimantan Tengah. Dia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Stakeholder kesehatan untuk memberikan dukungan terhadap pemenuhan sumber daya manusia kesehatan sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terjamin kualitasnya.
“Para tenaga medis dan tenaga kesehatan Penugasan Khusus juga diharapkan dapat berkomitmen bertugas di wilayah kerjanya dengan sepenuh hati, menjalankan tugas sesuai ketentuan, beradaptasi dengan budaya setempat, memiliki komunikasi yang baik dengan pimpinan instansinya dan jajaran Pemerintah Daerah setempat, serta menjaga kondisi kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutupnya.
Dalam Periode IV ini sebanyak 24 orang Tenaga Kesehatan akan diterjunkan ke tujuh kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Seruyan. Para tenaga medis dan tenaga kesehatan Penugasan Khusus terdiri dari Dokter Umum, Dokter Gigi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, Ahli Teknologi Laboratorium Medik, Farmasi, dan Gizi.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post