JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) mengirimkan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Gelombang II Angkatan IV, V, VI, dan VII Tahun 2024 untuk melakukan Studi Lapangan (Stula) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kunjungan yang berlangsung di Balai Kota Jakarta ini dimulai pada hari Rabu, 24 Juli dan akan berakhir pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Kepala BPSDM Provinsi DKI Jakarta, Maria Qibtya, dalam sambutannya menyambut baik kedatangan delegasi dari Kalimantan Tengah. Ia mengungkapkan bahwa Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi menawarkan berbagai pelajaran berharga terkait tata kelola kota, termasuk isu-isu seperti transportasi, urbanisasi, perumahan, kesehatan, dan lingkungan. Maria juga mengakui kehormatan dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan para peserta PKA.
“Kegiatan ini juga menawarkan peluang kepada Bapak/Ibu sekalian untuk menganalisis kebijakan publik dan implementasinya di lingkungan yang sangat dinamis,” ungkapnya, Jumat 26 Juli 2024.
Rahmawati, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, mengucapkan terima kasih atas penerimaan hangat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menekankan pentingnya kegiatan Stula ini dalam memberikan wawasan baru mengenai administrasi, organisasi, manajemen pemerintahan, serta strategi pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Dengan melibatkan 169 peserta dari berbagai tingkatan angkatan, diharapkan kegiatan ini akan membawa dampak positif signifikan bagi Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Kegiatan Stula ini bukan hanya sebagai sarana untuk memahami dinamika administrasi publik di tingkat provinsi, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan para pemimpin masa depan untuk menyusun kebijakan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret terhadap tantangan yang dihadapi daerah, sambil meningkatkan sensitivitas terhadap realitas sosial ekonomi yang ada.
“Melalui kolaborasi antarprovinsi, diharapkan tercipta sinergi positif yang dapat menghasilkan inovasi dan pembaruan dalam pembangunan di masing-masing daerah,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post