PALANGKA RAYA – Sebanyak dua orang calon Paskibraka dari Provinsi Kalimantan Tengah dilepas untuk mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2024 oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, H. Nuryakin, yang mewakili Gubernur Kalteng, di Kantor Gubernur, Kamis 11 Juli 2024.
Dalam pelepasan tersebut, Sekda Nuryakin memberikan apresiasi sebesar Rp. 5 juta kepada masing-masing calon Paskibraka terbaik tingkat Provinsi Kalteng tahun 2024. Kedua calon tersebut diharapkan dapat membawa nama baik Kalteng dan melakukan pengibaran bendera pusaka pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN). “Karena dua tahun berturut-turut ini 2022 dan 2023, kita (Kalteng) selaku pengibar bendera pusaka pembawa baki dan pengibar,” ujar Sekda.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalteng, Katma F Dirun, menjelaskan bahwa tujuan pemanggilan kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Tingkat Pusat 2024 adalah untuk membentuk penerus perjuangan bangsa dan calon pemimpin bangsa yang memiliki karakteristik jiwa dan semangat Pancasila dan UUD 1945 serta menanamkan dan menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme.
“Diharapkan, calon Paskibraka dapat menjadi agen perubahan dalam melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan membawa nama baik Provinsi Kalteng,” sebut Katma. Sementara itu, Paskibraka dari Kabupaten Sukamara, Riyad Al Hamdani, mengatakan bahwa ia ingin menjadi pasukan 8 sebagai penggerek bendera di momen pengibaran bendera pada tanggal 17 Agustus nanti.
Demikian juga dengan Alysia Noreen Ramadhani, utusan Paskibraka dari Kota Palangkaraya, yang juga menginginkan posisi yang sama. Keduanya mengharapkan dapat terpilih dan sukses dalam tugas mereka sebagai Paskibraka. “Saya ingin menjadi pasukan 8, pasukan penggerek,” harapnya.
(vi/matakalteng)





















