PALANGKA RAYA – Menjaga dan memperkuat kesatuan nasional telah menjadi tantangan besar bagi Bangsa Indonesia sepanjang sejarahnya. Kondisi yang semakin kompleks dengan perubahan dunia yang terus berlangsung semakin menambah ancaman untuk keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal ini disampaikan oleh Sekda Kalteng, Nuryakin saat membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Bela Negara Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024, di Palangka Raya, Senin, 4 Maret 2024.
“Namun prinsip demokrasi yang seharusnya menyatukan masyarakat Indonesia seringkali diambil sebagai ajang demonstrasi dan memperlebar kesenjangan di antara masyarakat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bela negara memiliki arti penting dalam melindungi, mempertahankan, dan memperkuat kedaulatan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia juga mengingatkan selesainya pemilihan umum merupakan momen penting dalam proses demokrasi dan menandakan keterpilihan rakyat dalam menentukan pemimpin dan arah pembangunan negara.
“Tanggung jawab bela negara tidak hanya terletak pada pejabat pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya
Disebutkan juga, setelah pemilihan umum, hal penting yang harus dijaga adalah semangat kebersamaan dalam hidup berdampingan, menghormati proses demokrasi, dan mewujudkan kontribusi positif dalam pembangunan negara yang sesuai dengan bidang dan kapasitas masing-masing.
Dengan kata lain, bela negara bukanlah semata tentang persiapan mendukung operasi militer atau pengendalian kerusuhan. Namun, bela negara juga mencakup hal-hal seperti kepedulian terhadap lingkungan, menghargai keberagaman, dan siap sedia dalam menghadapi ancaman dan tantangan dari dalam maupun dari luar negeri.
Semangat bela negara serta cinta tanah air adalah hal penting dalam memberikan kontribusi pada visi Indonesia Maju 2045, cita-cita untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Meningkatkan kesadaran bela negara dan cinta tanah air adalah hal yang perlu dilakukan sejak dini melalui berbagai kegiatan.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan semangat bela negara. Mereka harus diberikan ruang untuk mengekspresikan kecintaanya pada tanah air dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif, mengingat kita berada di era kemajuan teknologi informasi yang membutuhkan cara-cara baru,” tegasnya.
Dengan demikian, semangat bela negara akan menjadi kekuatan yang maha dahsyat apabila diikat dalam tali persatuan Indonesia, semua tantangan dan ancaman yang dihadapi Bangsa akan bisa dilalui bersama.
Untuk itu, masyarakat ditantang untuk membangun kesatuan dalam persatuan, terutama pada generasi muda untuk membangun kebersamaan dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam menghadapi tantangan-tantangan masa depan.
“Kita harus menghargai segala keberagaman yang ada dan memperkuat semangat Kebhinnekatunggalikaan yang akan memperkuat cinta kita terhadap Bangsa dan Negara,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post