PALANGKA RAYA – Banjir yang melanda wilayah Kalimantan Tengah selama beberapa pekan terakhir telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat setempat. Namun, dalam situasi ini, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Pihak DAD Kalteng menyalurkan bantuan beras kepada warga yang terkena dampak banjir di wilayah Kapuas, Barito Selatan, dan Gunung Mas.
Ketua Umum DAD Provinsi Kalteng, H Agustiar Sabran menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama manusia di mana pihak DAD Kalteng sebelumnya juga menyalurkan bantuan untuk wilayah yang terdampak banjir.
“Pada hari ini DAD Kalteng mendistribusikan lima truk beras dengan jumlah sekitar 25 ton untuk wilayah yang membutuhkan,” ujar Yulindra Dedy selaku Sekretaris DAD Kalteng, Selasa, 30 Januari 2024.
Terkait proses penyaluran bantuan, Yulindra Dedy menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan beras dilakukan dengan skema teknis dari relawan di lapangan. Dalam skema ini, keluarga per keluarga akan diperhitungkan dengan berat bantuan yang akan diterima, dengan berat bervariasi dari lima kilogram hingga sepuluh kilogram per KK.
“Diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan membantu dalam proses pemulihan lingkungan serta pemulihan ekonomi,” harapnya.
Pihak DAD Kalteng berharap penyaluran bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak banjir dan merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan sinergi antar lembaga.
Dalam keadaan yang sulit seperti banjir ini, aksi solidaritas dari masyarakat dan lembaga lainnya sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
“Semoga bantuan ini dapat membantu mereka yang membutuhkan dan memperkuat semangat gotong royong dalam masyarakat kita,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post