PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini sedang memasuki musim hujan dan dari analisis Anton Budiono, koordinator bidang data dan informasi stasiun meteorologi Tjilik Riwut, curah hujan pada musim ini cukup bervariasi di masing-masing daerah.
“Beberapa wilayah bahkan memiliki curah hujan yang sangat tinggi di atas 500ml. Meskipun prediksi menunjukkan curah hujan akan mengalami penurunan di bulan Februari, namun di bulan Maret sampai April, curah hujan diprediksi akan kembali meningkat,” sebutnya, Selasa, 23 Januari 2024.
Ia mengimbau masyarakat perlu waspada terhadap potensi banjir di Kalimantan Tengah, terutama pada periode Januari-April yang menunjukkan adanya potensi banjir dengan kategori menengah yang merata di sebagian besar wilayah.
Wilayah yang membutuhkan perhatian khusus adalah Barito, dimana beberapa waktu lalu terjadi curah hujan yang cukup tinggi, khususnya di daerah Murung Raya, Gunung Mas, dan Barito Utara. Namun, daerah hilir seperti Katingan juga harus diwaspadai karena memiliki curah hujan yang cukup tinggi.
“Dalam situasi ini, kewaspadaan dan perhatian bagi wilayah-wilayah yang rentan sangatlah penting. Pemerintah daerah, bersama dengan lembaga dan masyarakat perlu memberikan perhatian lebih pada wilayah hulu terutama saat curah hujan tinggi,” imbaunya.
Ia menegaskan tindakan preventif seperti memperkuat sistem pengairan dan penyelidikan sungai, sistem kemarau krisis, adalah hal yang perlu dipikirkan bagi masyarakat yang sering terkena dampak bencana banjir.
“Kita harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kerjasama dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post