SAMPIT – Pembangunan pabrik pengolahan pakan di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Parenggean, Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai penting untuk pembangunan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, saat mengunjungi pabrik pengolahan pakan dan menyampaikan harapannya agar keberadaan pabrik dapat memiliki dampak jangka panjang bagi ketersediaan ternak unggas, ruminansa, dan ikan di Kalteng.
“Adanya pabrik ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan usaha peternakan unggas mandiri serta mendorong investasi bagi usaha peternakan lainnya di wilayah ini,” ujarnya, Selasa, 23 Januari 2024.
Pabrik pengolahan pakan ini akan melayani kebutuhan ternak unggas, ruminansa, dan ikan dengan kapasitas produksi 10 ton/jam atau 80 ton/hari. Sedangkan progres pembangunannya sudah di atas 90%. Tidak hanya itu, pabrik pengolahan pakan ini juga diharapkan dapat menjadi tempat pemasaran dan transportasi hasil produksi pakan ternak, membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat dalam jangka panjang.
Peningkatan kualitas pakan, dan keberadaan pabrik pengolahan pakan seperti ini, tentu akan berdampak positif pada kualitas dan kuantitas produksi peternakan. Hal ini juga mendorong para peternak untuk berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki standar kualitas produk peternakan mereka.
“Keberadaan pabrik pengolahan pakan dapat meringankan beban para peternak dalam produksi pakan ternak secara mandiri, dan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi mereka,” imbuh wagub.
Dalam era industri modern, investasi dalam sektor peternakan dan pertanian adalah salah satu upaya terbaik untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pada tingkat lokal maupun nasional. Selain dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, investasi di bidang peternakan dan pertanian juga memberikan kontribusi penting bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.
“Kita berharap bahwa pembangunan pabrik pengolahan pakan di Desa Bukit Harapan ini dapat memberikan manfaat signifikan dalam mengatasi permasalahan usaha peternakan di Kalimantan Tengah. Terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja baru bagi lebih banyak orang,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post