PALANGKA RAYA – Program Food Estate yang dikerjakan oleh beberapa Kementerian dan Lembaga dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus berlanjut. Salah satu contohnya adalah pembangunan Food Estate di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia.
Dalam upaya mengakselerasi keberlanjutan pengembangan Food Estate lahan rawa sebagai lumbung pangan nasional, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mewakili Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan gerakan tanam padi di lokasi Food Estate di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Pulpis, Senin, 11 Desember 2023.
“Lahan sawah seluas 62 hektar telah dilakukan ekstensifikasi pada tahun 2021 dan menaikkan indeks penanaman (IP) dari 100 menjadi 200 atau tanam panen 2 kali setahun dengan produktivitas 2 ton per hektar,” sebutnya.
Ia menambahkan dalam penanganan Food Estate di Pulpis, Kementerian Pertanian fokus tidak hanya pada onfarm tapi juga di sisi hilir dan pasarnya. Kerjasama dengan para penggiling padi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan kualitas beras petani.
“Adapun penambahan alat mesin pertanian, saluran irigasi, combine harvester, dan penggilingan padi juga menjadi hal yang penting dalam upaya pengembangan Food Estate ini,” imbuhnya.
Pj Bupati Pulang Pisau, Nunu Andriani juga mengapresiasi program Food Estate yang dilakukan pemerintah pusat, terutama Kementerian Pertanian karena berhasil menambah luas lahan pertanian dan meningkatkan produksi khususnya padi.
“Adanya program ekstensifikasi pada tahun 2021 seluas 3.300 hektar, yang tersebar di 3 kecamatan, sangat membantu peningkatan produktivitas pertanian di Pulpis,” ujar Nunu.
Ia menilai dengan adanya program Food Estate di Kalimantan Tengah, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung, yaitu meningkatkan stabilitas ketahanan pangan nasional, memperbaiki ekonomi petani, dan menstabilkan harga pangan di pasaran. Lebih lanjut disampaikan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk memaksimalkan lahan-lahan Food Estate yang ada saat ini dengan berbagai inovasi dan teknologi pertanian.
“Diharapkan pembangunan Food Estate di Kalimantan Tengah dan daerah yang lain dapat sukses dan membawa manfaat yang besar bagi Indonesia,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post