PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran didampingi Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran meninjau Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang di Halaman GOR Bulu Tangkis Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Senin 26 September 2022.
Pada kegiatan tersebut orang nomor satu di Kalteng ini mengungkapkan bahwa ekonomi di Kalteng bertumbuh dengan baik tetapi inflasinya juga naik. Oleh karena itu Pemprov Kalteng bersama Pemerintah kabupaten/kota turun tangan untuk menekan angka inflasi, terutama di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya.
“Saya berharap kepada Presiden supaya ada kebijakan, ada alokasi khusus untuk ketanganan pangan daerah sekitar 10-20% sehingga tidak ada inflasi,” ucapnya. Gubernur pun optimis pada Januari sampai Desember 2023 mendatang, inflasi di Kalteng bisa menyentuh angka lima sampai empat persen.
Sugianto menjelaskan, tujuan Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang ini dalam rangka memantau harga sembako. Gubernur juga berharap di Kalteng bisa dibangun ketahanan pangan sendiri agar tidak terjadi inflasi. “Saya mengimbau masyarakat untuk bercocok tanam untuk turut andil dalam menekan angka inflasi di Kalteng,” harapnya.
Sugianto menambahkan salah satu upaya menekan inflasi daerah, Pemprov Kalteng dan Pemerintah kabupaten/kota gencar melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah dengan digelarnya Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang.
Dalam Pasar Murah ini, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng menyediakan 2.000 paket sembako murah, namun yang tersedia hanya 800 paket dan 1.200 paket lainnya akan menyusul. Gubernur Kalteng mengatakan bahwa ia akan memberikan subsidi langsung kepada masyarakat dan menggratiskan paket sembako yang ada di Pasar Murah tersebut.
“Secara pribadi saya akan mensubsidi lagi yang harusnya masyarakat membeli dengan harga 50 ribu per paket, hari ini saya gratiskan,” serunya. Pada kesempatan yang sama Gubernur menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pemprov. Kalteng kepada Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Pengolah Ikan Kabupaten Seruyan sebesar Rp450.000.000.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post