NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, hal itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat di era global saat ini, mengingat keterbatasan jaringan dan sinyal menjadi salah satu kendala bagi warga yang tinggal di pedesaan.
Bupati Lamandau, Hendra Lesmana dalam suatu kesempatan mengatakan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat Lamandau.
“Tentunya kita berkomitmen mewujudkan merdeka sinyal bagi masyarakat , dengan tujuan agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan telekomunikasi hingga ke seluruh pelosok Desa,” ungkapnya, Senin 26 September 2022.
Dijelaskan Hendra, dalam implementasinya, pemerintah Kabupaten bekerja sama dengan kementerian Kominfo melalui program Non 3T baik melalui Operator seluler maupun Non 3T BAKTI untuk pemenuhan pembangunan menara telekomunikasi Built to Suit untuk dipasangkan perangkat Base Transceiver Station (BTS) 4G.
“Tahun 2021 lalu, terdapat 3 menara komunikasi yang selesai dibangun. Sedangkan tahun 2022 ini, sebanyak 32 desa melalui program BTS non 3T telah berdiri menara komunikasi meskipun ada beberapa desa yang jaringannya masih menunggu untuk diaktivasi,” sebutnya.
Dirinya menambahkan, bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Lamandau, salah satunya dibidang telekomunikasi.
“Hal ini bertujuan untuk percepatan transformasi digital di Kabupaten Lamandau, sehingga mampu menjadi langkah yang sangat positif dalam memajukan pendidikan, perekonomian dan teknologi,” pungkas Hendra Lesmana.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post