PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) mengeluarkan 3 kebijakan untuk tenaga kerja yang bekerja di setiap perusahaan.
Seperti disampaikan Kepala Disnakertrans Provinsi Kalteng, Ir Rivianus Syahril Tarigan MAP, bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai salah satu upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kalteng.
Adapun pokok kebijakan yaitu mendorong serta mendukung kegiatan usaha dan memastikan produksi tetap berjalan secara optimal, dalam rangka menjaga ketersediaan lapangan kerja dan produksi dapat tetap terus berjalan dan tidak terjadinya “perumahan” pekerja.
Kemudian, pihaknya akan memaksimalkan upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 dilingkungan perusahaan dalam kurun waktu 90 hari (3 bulan-red) kedepan. Disamping itu melarang mobilitas pekerja disetiap level tingkatan, baik itu dilevel pekerja maupun management untuk bepergian keluar daerah, maupun keluar negeri.
“Begitu juga bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing. Jadi, dalam 3 bulan kedepan kita minta untuk tidak mendatangkan tenaga kerja asing baru kesetiap perusahaan,” jelas Syahril, Kamis 19 Maret 2020.
Hal tersebut juga ia tegaskan dengan menghentikan sementara waktu pengadaan maupun penerimaan tenaga kerja dari luar daerah (Kalteng-red), terutama para pekerja yang berasal dari provinsi atau luar negeri yang terjangkit Covid-19.
Bahkan apabila terdapat tamu perusahaan yang berasal dari luar Kalteng, berdasarkan Surat Edaran dari Dirjen Binwasnaker Kementrian Ketenagakerjaan RI, terkait pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan, agar ditingkatkan. Maka secara terpaksa diberlakukan prosedur isolasi selama 1 X 12 jam, sesuai dengan standar kesehatan.
“Dan saya menghimbau kepada masing-masing perusahaan, dalam upaya menangkal dan mengantisipasi, para pekerja terpapar Covid-19, hendaknya menyediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer bagi para pekerja dan memberikan berbagai penyuluhan pola hidup bersih dan sehat,” tukasnya.
(ru/matakalteng.com)






















Discussion about this post