SAMPIT – Calon Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Paisal Damarsing menyampaikan komitmennya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Komitmen tersebut merupakan salah satu program unggulan yang akan diusung bersama pasangan calon Bupati M. Rudini Darwan Ali dalam Pilkada tahun ini.
Dalam sebuah wawancara, Paisal menekankan bahwa salah satu fokus utama mereka adalah memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kota, melainkan juga mencakup wilayah pedesaan dan kecamatan yang seringkali tertinggal dalam hal pembangunan.
“Selama lima tahun masa jabatan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kami berjanji akan melakukan pemerataan pembangunan di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur secara bertahap. Ini menjadi salah satu program unggulan kami yang masuk dalam 25 program prioritas yang telah kami siapkan,” ungkap Paisal. Rabu, 9 Oktober 2024.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata akan berdampak positif bagi seluruh masyarakat Kotim, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini kurang terjamah pembangunan. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain infrastruktur, Paisal juga menyinggung masalah pendidikan, yang dianggapnya sebagai salah satu pilar penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan rencana untuk memberikan bantuan berupa beasiswa bagi pelajar. Program ini, menurutnya, akan membantu mengurangi beban ekonomi keluarga yang kurang mampu dan mendorong generasi muda Kotim untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
“Terkait pendidikan, salah satu program kami adalah memberikan beasiswa. Kami akan memastikan program ini mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk generasi muda kita, dan kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena alasan ekonomi,” jelas Paisal.
Selain itu, Paisal juga menyoroti masalah kenakalan remaja, khususnya terkait dengan fenomena balap liar yang kerap terjadi di Kotim. Menurutnya, balap liar merupakan masalah yang harus diselesaikan dengan pendekatan yang konstruktif. Ia berjanji, jika terpilih, mereka akan membangun sirkuit balapan resmi yang bisa menyalurkan minat dan bakat para remaja di bidang balapan motor.
“Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh remaja kita adalah balap liar. Ini bukan hanya soal kenakalan, tetapi juga tentang kurangnya wadah untuk menyalurkan minat mereka. Oleh karena itu, kami berencana membangun sirkuit balapan resmi. Dengan adanya sirkuit ini, kami berharap bisa mengurangi balap liar dan memberikan ruang bagi mereka untuk berprestasi secara positif di bidang olahraga otomotif,” kata Paisal.
Ia juga menyinggung soal sirkuit yang sudah direncanakan oleh pemerintahan sebelumnya tetapi belum terselesaikan. Menurutnya, pemerintahan mereka akan melanjutkan dan menyelesaikan proyek tersebut, sehingga Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki fasilitas yang dapat digunakan oleh para pemuda dan masyarakat umum.
“Sirkuit yang sudah direncanakan sebelumnya akan kami selesaikan. Kami akan pastikan proyek tersebut menjadi salah satu prioritas, agar Kabupaten Kotim memiliki sarana yang memadai untuk balapan dan menghindari balap liar di jalanan. Kami ingin generasi muda kita memiliki wadah yang tepat untuk menyalurkan bakat dan minat mereka,” tegasnya.
Dengan fokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur, program beasiswa untuk pelajar, dan penyelesaian masalah kenakalan remaja melalui pembangunan sirkuit balapan, pasangan calon Rudini-Paisal berkomitmen untuk membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat Kotawaringin Timur.
“Kami yakin, dengan dukungan masyarakat, kita bisa mewujudkan Kotim yang lebih maju, sejahtera, dan adil. Kami siap bekerja keras untuk memastikan visi ini terwujud dalam lima tahun ke depan,” tutup Paisal.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post