SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar focus group discussion (FGD) I penyusunan grand desain pembangunan kependudukan (GDPK) Kabupaten Sukamara tahun 2024-2049 yang dibuka secara langsung oleh Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekda Sukamara, Arif Rahman Hakim di Aula Kantor Bappeda, Kamis 10 Oktober 2024.
“Penduduk merupakan modal dasar bagi pembangunan dan titik sentral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” kata Arif Rahman Hakim.
Dijelaskannya, jumlah penduduk yang besar dengan kualitas rendah apalagi diiringi dengan laju pertumbuhan yang cepat akan menghambat pencapaian tujuan pembangunan. Sebaliknya keberhasilan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas penduduk akan mendorong pembangunan disemua aspek.
“Selain itu juga mempercepat terwujudnya masyarakat yang sejahtera,” kata Arif Rahman Hakim.
Permasalahan kependudukan yang ada saat ini maupun kemungkinan permasalahan yang muncul dimasa mendatang, perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu menurut Arief Rahman Hakim perlu disusun grand desain pembangunan kependudukan yang mempunyai jangka waktu dua puluh lima tahun, lebih panjang dari jangka waktu RPJMD.
“FGD ini diharapkan dapat menjadikan suatu ajang antar pihak yang berkepentingan untuk memberikan masukan sesuai tupoksi terhadap penyusunan dokumen terkait kependudukan ini,” tukas Arif Rahman Hakim.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post