SAMPIT – Pasangan Calon Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) nomor urut 3, Paisal Damarsing, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat, terutama dalam menyelesaikan konflik sosial yang melibatkan perusahaan besar swasta (PBS) di wilayah tersebut. Paisal menegaskan bahwa mereka belum melakukan kerja sama dengan PBS karena ingin memastikan terlebih dahulu bahwa hak-hak masyarakat terpenuhi.
“Kami belum ada kerja sama dengan PBS, dan ini adalah bagian dari komitmen kami. Fokus utama kami adalah kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan permasalahan-permasalahan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama terkait hak-hak yang belum dipenuhi oleh perusahaan, dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Paisal pada Selasa, 8 Oktober 2024.
Paisal menekankan bahwa selama ia di wilayah pemilihan (Dapil) 4 dan Dapil 5, ia telah mendengar langsung keluhan masyarakat yang sering kali terlibat konflik dengan perusahaan, terutama terkait kewajiban pembagian plasma perkebunan. Menurut Paisal, banyak perusahaan yang belum memenuhi kewajiban mereka untuk memberikan 20% hasil perkebunan kepada masyarakat, sesuai dengan aturan yang diberlakukan sejak 2007.
“Saya telah turun langsung ke Dapil 5 dan mendengar sendiri keluhan masyarakat di sana. Salah satu permasalahan yang paling krusial adalah belum terpenuhinya kewajiban plasma oleh perusahaan. Ini adalah hak yang seharusnya diterima masyarakat, dan perusahaan harus segera memenuhinya,” tegas Paisal.
Ia juga menyatakan bahwa permasalahan ini telah berlarut-larut dan mengakibatkan ketidakadilan bagi masyarakat. Meskipun peraturan tentang pembagian plasma telah diterapkan, banyak perusahaan yang belum melaksanakannya secara penuh, yang kemudian menimbulkan konflik berkepanjangan.
“Perusahaan harus segera memenuhi kewajiban mereka untuk memberikan plasma kepada masyarakat. Ini adalah hak yang tak boleh diabaikan. Jika dibiarkan, konflik ini bisa kembali memakan korban, seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” tambahnya.
Paisal juga berharap agar perusahaan bersikap lebih proaktif dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat di sekitar wilayah perkebunan mereka. Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sangat penting untuk mencegah konflik sosial yang sering kali dipicu oleh ketidakpuasan, seperti pencurian di kebun-kebun milik perusahaan
“Kami berharap perusahaan lebih peduli dengan kebutuhan masyarakat. Mereka tidak boleh hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan kesejahteraan warga sekitar. Jika hubungan ini dibangun dengan baik, konflik-konflik seperti pencurian di kebun bisa diminimalisir,” terang Paisal.
Diakhir pernyataannya, Paisal menegaskan bahwa jika terpilih, ia bersama pasangannya, Rudini, akan memastikan bahwa perusahaan-perusahaan besar di Kotim menjalankan kewajiban sosialnya. Komitmen ini menjadi salah satu fokus utama mereka untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh warga Kotim.
“Kami akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat dan memastikan perusahaan-perusahaan besar swasta memenuhi tanggung jawabnya. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan kesejahteraan dan ketertiban di Kotawaringin Timur,” tutup Paisal.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post