SAMPIT – Ketua Komisi Pemilihan Umum kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Rifqi menyampaikan, dalam tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur (Kotim) pada hari ini tanggal 22 September tahun 2020 KPU Kabupaten diwajibkan untuk melaksanakan penetapan Pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk tahun 2024.
“Dan alhamdulillah kami KPU Kotim telah selesai melaksanakan rapat pleno tersebut untuk menetapkan Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kotim tahun 2024 dengan beberapa hal nya terutama kaitannya dengan persyaratan administrasi,” kata Ketua KPU Kotim Muhammaf Rifqi, Minggu 22 September 2024.
Baik itu administrasi awal maupun administrasi perbaikan ujarnya, di mana 3 pasangan calon yang telah melakukan pendaftaran dalam kurun waktu pendaftaran pada tanggal 27 sampai 29 Agustus lalu semuanya telah dinyatakan memenuhi syarat.
“Jadi Setelah itu kami tuangkan dalam berita acara selanjutnya dituangkan dalam keputusan KPU Kabupaten Kotim. Sesuai dengan keputusan yang telah kami tetapkan beserta hasil rapat pleno tertutup tersebut ada tiga pasangan calon,” ujarnya.
Yang pertama Sanidin dan Siyono dengan partai pengusung Gerindra, Golkar, PKS dan Hanura, dengan jumlah perolehan suara yang sah pada pemilihan DPRD kabupaten Kotim 2024 sebanyak 76.768 suara.
Kedua ada pasangan calon Halikinnor dan Irawati dengan partai pengusung PDIP Perjuangan, PKB, Demokrat, Nasdem Perindo, dengan jumlah suara sah dalam pemilihan DPRD kabupaten Kotim tahun 2024 sebanyak 117.418 suara.
Ketiga pasangan calon Muhammad Rudini Darwan Ali dan Paisal Darmasing yang diusung oleh PAN dengan jumlah suara hasil pemilu DPRD kabupaten Kotim yang sah yaitu 25.943 suara sah.
“Untuk itu ketiga pasangan calon tersebut telah kami tetapkan sebagai pasangan calon yang berhak mengikuti proses selanjutnya untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Kotim tahun 2024, ketiga pasangan calon tersebut nantinya Sesuai dengan jadwal tanggal 23 tahun 2024 akan melakukan pencabutan nomor urut yang akan menjadi nomor urut pasangan calon,” tandasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post